TANJUNGPINANG -
Angin kencang yang menerjang Kantor DPRD Provinsi
Kepulauan Riau (Kepri), mengakibatkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan. Akibatnya, seluruh aktivitas anggota DPRD Provinsi
Kepri, akan dipindahkan ke Kantor Gubernur
Kepri. Baca juga: 2 Warga Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Diterjang Hujan dan Angin di Sukoharjo Pemindahan sementara aktivitas anggota DPRD Provinsi
Kepri ke Kantor Gubernur
Kepri tersebut, dilakukan sambil menunggu proses perbaikan plafon dan fasilitas lainnya yang rusak diterjang
angin kencang. "Untuk rapat paripurna dan rapat-rapat lainnya, sementara akan menggunakan Aula Wan Seri Beni di pusat kantor Pemerintah Provinsi
Kepri," kata Sekretaris DPRD Privinsi
Kepri, Martin L. Maromon.
Baca juga: Diseruduk Kijang, Pasutri Tewas dan Anak Balita Kritis Mengenai perbaikan gedung DPRD Provinsi
Kepri, dia menyebut ada tiga opsi pembiayaan yang bisa digunakan, yakni dianggarkan pada APBD Perubahan 2023, menggunakan peraturan kepala daerah (perkada), dan pos biaya tak terduga.
Menurut dia, tiga opsi pembiayaan itu akan dibahas pada rapat Badan Anggaran DPRD Provinsi
Kepri, bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov
Kepri, yang dijadwalkan akan digelar secepatnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi
Kepri, Abu Bakar mengungkapkan, kerusakan paling parah berada di atap dan plafon yang kemudian merembet ke mekanikal dan elektrikal. "Tak hanya itu, akibat kebocoran atap yang kondisinya sudah tambal sulam, karpet lantai jadi rusak, instalasi AC sentral juga rusak," sebutnya.
Baca juga: Menyeramkan! Harimau Sumatera Terekam Jalan Santai Masuk Kota Siak Dari hasil perhitungan, kata Abu Bakar, anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan kerusakan itu diperkirakan sekitar Rp17,5 miliar, meliputi penggantian atap dengan biaya Rp2,19 miliar, penggantian plafon Rp3,7 miliar, elektrikal dan mekanikal Rp5 miliar, pengecatan bangunan Rp3,8 miliar, dan pekerjaan arsitektur Rp1,8 miliar. "Jumlah tersebut masih estimasi awal dan masih kita bahas secara detail, hasilnya akan kami sampaikan kembali kepada Komisi III DPRD
Kepri," tuturnya.
(eyt)