floating-Lawan Mafia Tanah, Menteri...
Lawan Mafia Tanah, Menteri Hadi Pasang 1 Juta Patok di Seluruh Indonesia
Lawan Mafia Tanah, Menteri...
Lawan Mafia Tanah, Menteri Hadi Pasang 1 Juta Patok di Seluruh Indonesia
Jum'at, 03 Februari 2023 - 09:26 WIB
JAKARTA - Komitmen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk melawan mafia tanah terus ditunjukkan dengan sejumlah gebrakan. Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menegaskan, pemasangan serentak 1 juta patok batas tanah, menjadi cara untuk melawan mafia tanah .

"Pemasangan patok batas tanah yang dilakukan secara mandiri ini penting, dengan demikian setiap warga yang memiliki tanah akan punya kesadaran dalam menjaga batas-batas tanahnya," kata Menteri Hadi dalam keterangannya, Jumat (3/2/2023).

Dalam melawan mafia tanah ini, Menteri Hadi mengusung tema Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok. Selain itu dia juga mencanangkan Gerakan Masyarakat Pasang Tanda Batas atau disingkat Gemapatas.

"Mafia tanah seringkali hadir memanfaatkan kekaburan dan ketidakjelasan batas-batas kepemilikan tanah. Tanah yang sudah diwariskan turun-temurun kemudian berubah menjadi sengketa karena anak cucu pemilik tanah tidak tahu persis letak dan batas-batas tanah milik orang tua mereka," jelasnya.

"Dari sinilah mafia tanah mulai bermain. Jadi penting sekali Gemapatas ini agar warga bersama keluarganya, memasang sendiri patok batas-batas tanahnya," tegasnya.

Baca juga: Komunikasi Agraria untuk Memberantas Mafia Tanah

Ditegaskan Menteri Hadi, Gemapatas yang digelar oleh Kementerian ATR/BPN ini dilangsungkan secara serentak seluruh Indonesia.

"Kita pasang patok serentak di seluruh provinsi, seluruh Kabupaten/Kota dan beberapa pulau terluar yang berbatasan dengan negara lain, kita mulai gerakan kesadaran ini. 1 juta patok adalah permulaan, gerakan ini akan terus sampai seluruh bidang tanah di Indonesia bisa dipetakan dan disertifikatkan," ungkap Menteri Hadi.

Kata Hadi, patok-patok batas tanah yang telah dipasang secara mandiri oleh warga masyarakat ini juga nantinya akan memudahkan ATR/BPN dalam melakukan verifikasi subyek dan obyek tanah.

"Selain itu ATR/BPN bisa memetakan secara digital bidang-bidang tanahdi Indonesia, sehingga target tahun 2024 arahan Presiden Jokowi mengenai seluruh tanah telah harus dipetakan secara digital, di verifikasi dan disertifikatkan bisa terpenuhi," tuturnya.

Baca juga: Mafia Tanah dan Tindak Pidana Korupsi

Lebih lanjut dikatakan Hadi, gerakan pemasangan 1 juta patok ini juga tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai gerakan pemasangan patok terbanyak dan serentak di Indonesia, atau bahkan di dunia.

"Semakin tinggi partisipasi masyarakat termasuk dalam memasang patok batas tanah, maka semakin tinggi juga keberhasilan program PTSL," tutupnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto hadir di Cilacap, Jawa Tengah, sebagai tanda dimulainya pemasangan serentak 1 juta patok batas tanah untuk Indonesia.
(maf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Menteri ATR Nusron Wahid...
Menteri ATR Nusron Wahid Akui Mayoritas Tanah di Indonesia Dikuasai Kelompok Tertentu
Geopolitik Global Tak...
Geopolitik Global Tak Stabil, Menteri Nusron Batasi Alih Fungsi Sawah demi Ketahanan Pangan
Menteri Nusron dan Rektor...
Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Kerja Sama Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf