floating-Gempa Banten M 5,2,...
Gempa Banten M 5,2, Siswa SD di Sukabumi Tertimpa Plafon Ruang Kelas yang Ambrol
Gempa Banten M 5,2,...
Gempa Banten M 5,2, Siswa SD di Sukabumi Tertimpa Plafon Ruang Kelas yang Ambrol
Selasa, 07 Februari 2023 - 12:40 WIB
SUKABUMI - Sebanyak 2 ruang kelas dan 1 ruang guru di SDN Cisalimar, rusak akibat diguncang gempa bumi yang terjadi di Banten pagi tadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, SDN Cisalimar berada di Kampung Cisalimar, RT 003/009, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

"Kerusakan ringan terjadi pada bagian plafon 2 ruang kelas tersebut dengan jumlah siswa yang berada di ruangan kelas pada saat itu sebanyak 65 orang," ujar Daeng kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (7/2/2023).

Baca juga: Gempa Banten Tak Berpotensi Tsunami

Akibat ambruknya plafon tersebut, satu orang murid kelas 2 bernama Novia (8) mengalami luka ringan akibat tertimpa asbes yang berasal dari reruntuhan plafon atap bangunan yang rusak diguncang gempa.

"Penanganan awal, para relawan dan guru-guru membersihkan puing-puing yang berserakan dan memberikan pertolongan awal pada murid yang mengalami luka ringan di bagian kaki sebelah kiri," ujar Daeng.

Sementara itu, Kepala Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Teguh Rahayu menjelaskan, gempa tektonik berkekuatan M5,2 tersebut, episenternya terletak pada koordinat 7,40° LS ; 105,90° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 65 km BaratDaya Bayah, Banten pada kedalaman 41 km.

Baca: Penampakan Warga Berhamburan Setelah Merasakan Gempa Banten

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia," ujar Teguh, dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan, getaran dari gempa bumi tersebut dirasakan di daerah Bayah, Banjarsari, dan Tamanjaya dengan skala intensitas III-IV MMI. Untuk daerah Serang, Pandenglang, Panggarangan, Malingping, Ciptagetar, Cikeusik, Labuan, Tangerang, Panimbang dan Cinangka dengan skala intensitas III MMI.

"Untuk daerah Tangerang Selatan, Bogor, Sukabumi, Tangerang, Cianjur dan Bandung Barat dengan skala intensitas II-III MMI. Dan daerah Jakarta, Depok, Cibubur dengan skala intensitas II MMI. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tukasnya.
(san)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng