floating-Telusuri Kasus Gadai...
Telusuri Kasus Gadai KJP, Sudin Jakbar Sebut Pemilik Toko Rentenir
Telusuri Kasus Gadai...
Telusuri Kasus Gadai KJP, Sudin Jakbar Sebut Pemilik Toko Rentenir
Rabu, 15 Juli 2020 - 14:43 WIB
JAKARTA - Pemilik toko yang menerima gadai Kartu Jakarta Pintar (KJP) milik 219 warga Kalideres, Jakarta Barat, merupakan rentenir. Hal demikian disampaikan oleh Kasubag TU UPT P20P Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Asriyanto.

“Dia renternir, jadi bentuknya apa saya kurang paham, yang jelas KJP itu digadaikan,” tegas Asriyanto saat dihubungi, Rabu (15/7/2020). (Baca juga: Peras Pedagang Perlengkapan Sekolah, Wartawan dan Polisi Gadungan Dibekuk )

Kasus terungkap setelah Polsek Kalideres mengamankan empat pelaku oknum wartawan dan tiga polisi gadungan yang diduga melakukan pemerasan terhadap pemilik took di Jakarta Barat. Keempatnya diciduk setelah pemilik toko melaporkan dugaan kasus pemerasan itu. (Baca juga: Dituduh Miliki Narkoba, Tukang Parkir Diperas Dua Pelaku Mengaku Polisi )

Lepas dari itu, Asriyanto tak membenarkan adanya gadai menggadai KJP. Ia mengaku telah menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan kepolisian. “Saat ini pihak kepolisian lakukan penyelidikan dan penyidikan, barbuk (barang bukti) masih disidik lebih lanjut. Nama-nama masih berkembang,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, telatnya pencairan uang Kartu Jakarta Pintar (KJP) membuat ratusan orang tua murid di Kalideres, Jakarta Barat, mengadaikan KJP ke toko peralatan sekolah.(Baca juga: Pencairan Telat, Ratusan Orang Tua Gadaikan KJP di Toko Perlengkapan Sekolah )
(mhd)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA