BATAM - Ketersediaan vaksin
Covid-19 penguat di Kepulauan Ria (Kepri), tinggal menyisakan 10 ribu dosis untuk jenis Pfizer. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, juga telah mengajukan penambahan pasokan vaksin
Covid-19 penguat ke Kemenkes.
Baca juga: Pemerintah Gunakan 2 Strategi Cegah Covid-19 Meningkat Kepala Dinkes Kepri, Mohammad Bisri menyebutkan, pasokan vaksin
Covid-19 penguat di Kepri masih ada 10 ribu dosis dari jenis Pfizer. Sementara, untuk pengajuan penambahan pasokan vaksin, masih menunggu pengiriman.
"Kalau minta tetap, tapi sekarang pusat membaginya sedikit-sedikit, jadi kita terima saja berapa dikasihnya. Sampai saat ini belum ada penambahan dari pusat. Persediaan vaksin memang tinggal sedikit, masih ada sekitar 10 ribu-an dosis," ujar Bisri.
Baca juga: Kisah Pilu Ronggolawe, Prajurit Pemberani Majapahit tapi Berakhir Tragis Bisri menjelaskan, saat ini antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi
Covid-19 penguat masih cukup baik meskipun tidak seperti sebelumnya. "Masih ada masyarakat yang beranimo agar dapat vaksin, tapi tidak seperti dulu. Itu tidak menjadi masalah, karena target nasional sudah tidak tinggi," kata dia.
Setelah pemerintah menghentikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Bisri mengatakan, kasus
Covid-19 di Kepri, sangat terkendali. Menurut dia dengan dicabutnya PPKM saat ini, menjadikan masyarakat berperan besar terhadap menjaga kesehatan diri masing-masing.
Baca juga: Tanah Aset Desa Dijual ke Investor Asing, Warga Blitar Sandera Pelantikan Kades "Di Kepri sudah bagus tidak apa-apa,
Covid-19 saat ini sudah tidak ada masalah. Kasus harian juga aman. Dengan dicabutnya PPKM, peran besarnya ada di masyarakat untuk menjaga dirinya sendiri," ujar dia.
Bisri mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kepri agar tetap waspada terhadap paparan
Covid-19 dengan tetap menggunakan masker saat bepergian. "Masyarakat harus belajar dari pengalaman, karena masih pandemi jadi tetap harus belajar menjaga kebersihan diri dan kesehatan masing-masing," pungkasnya.
(eyt)