MAROS -
Banjir yang merendam jalan di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengakibatkan aktivitas warga terganggu. Bahkan, warga terpaksa mengevakuasi jenazah wanita lansia ke rumah duka menggunakan perahu karet.
Baca juga: Banjir Landa Baturaja OKU, Puluhan Rumah Warag Terendam Ketinggian air
banjir yang menggenangi jalan, mencapai ketinggian 50 cm. Warga dibantu petugas BPBD Kabupaten Maros, mengevakuasi jenazah wanita lansia tersebut sambil berjalan kaki sejauh 3 km untuk dibawa ke rumah duka setelah diturunkan dari ambulans.
Sebelum meninggal, wanita yang diketahui bernama Hajjah (55) sempat menjalani rawat inap selama tujuh hari di RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar, akibat menderita kanker usus.
Baca juga: Penemuan Mayat Penuh Luka Gegerkan Warga Muara Enim Danru BPBD Kabupaten Maros, Irsal mengatakan, pengantaran jenazah menunju ke rumah duka terpaksa dilanjutkan dengan diangkut menggunakan perahu karet, karena akses jalan poros penghubung antar kecamatan terendam
banjir setinggi 50 cm.
"Awalnya jenazah diangkut menggunakan mobil ambulans dari rumah sakit, namun sesampainya di titik
banjir ambulans tidak dapat melintas akibat
banjir terlalu tinggi. Akhirnya jenazah diangkut menggunakan perahu karet sejauh 3 km, ke rumah duka," tuturnya.
Baca juga: Berdarah Kopassus, Brigjen TNI JO Sembiring Ditunjuk Pimpin Pembebasan Pilot Susi Air Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Maros dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan sejumlah wilayah tergenang
banjir. Luapan banjir lambat surut, sehingga mengganggu aktivitas warga.
(eyt)