DEMAK - Sungai Babon di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, meluap, Sabtu (18/2/2023). Akibatnya, ratusan rumah warga di Perumahan Arion Mas terendam
banjir. Baca juga: Miris! Jalan Tergenang Banjir, Jenazah Wanita Dievakuasi Pakai Perahu Karet Dalam rekaman video warga, terlihat
banjir begitu deras menerjang rumah-rumah warga.
Banjir kali ini, merupakan kali kedua yang menerjang kawasan Perumahan Arion Mas, sepanjang awal tahun 2023.
Menurut salah seorang warga korban
banjir, Kasroni, banjir pertama terjadi pada bulan Januari lalu. "Saat
banjir pertama, air meluap dan merendam perumahan hingga ketinggiannya mencapai hampir tiga meter," tuturnya.
Baca juga: Megah! Begini Penampakan Istana Majapahit di Trowulan Hasil Artificial Intelligence Dia mengaku,
banjir untuk kali kedua ini, terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Banjir yang datang secara tiba-tiba, membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah, sehingga barang-barang tersebut ikut terendam
banjir. Sedikitnya ada 500 kepala keluarga terdampak
banjir, dan terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Petugas gabungan telah diterjunkan ke kawasan Perumahan Arion Mas, untuk mengevakuasi warga korban
banjir. Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Demak, TNI, Polri, PMI, Tagana, serta para relawan, menurunkan sejumlah perahu karet untuk dapat mengevakuasi warga korban
banjir. Petugas juga melakukan patroli keliling, untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak
banjir di rumah.
Kapolsek Mranggen, AKP Nasoir mengatakan,
banjir bandang menerjang kawasan Perumahan Airon Mas V, dan VI. "Dua blok perumahan tersebut, lokasinya dekat dengan Sungai Babon, sehingga luapan
banjir langsung menerjang perumahan," tuturnya.
Baca juga: Bayi Terbungkus Sajadah di Musala Gemparkan Warga Ciherang Cianjur Salah seorang warga korban
banjir, Siti Mulyati mengaku, sudah langsung mengungsi ketika
banjir mulai menerjang. "Pengalaman pada bulan lalu, kami langsung mengungsi ke tempat aman ketika
banjir mulai datang. Tapi kami belum sempat menyelamatkan barang-barang di rumah," ungkapnya.
(eyt)