OTTAWA -
Kanada resmi melarang impor semua produk alumunium dan
baja Rusia , sebagai langkah yang menurut Ottawa bertujuan untuk menekan kemampuan Moskow dalam mendanai
perangnya melawan Ukraina . Sanksi ini mencakup produk jadi dan yang belum selesai, dimana diproyeksi bakal berdampak pada impor produk seperti lembaran aluminium, wadah aluminium serta tabung baja dan pipa.
"Ukraina bisa dan harus memenangkan perang ini. Kami terus melakukan segala yang kami bisa untuk memotong atau membatasi pendapatan yang digunakan untuk mendanai invasi ilegal dan biadab Putin ke Ukraina," kata Menteri Keuangan Chrystia Freeland dalam sebuah pernyataan akhir pekan kemarin seperti dilansir Reuters.
Baca Juga: China dan Rusia Makin Lengket, Perdagangan Keduanya Tembus 2 Digit di Awal 2023 Kanada bersama dengan sekutu Baratnya, telah mengambil tindakan terkoordinasi terhadap Rusia atas invasinya di Ukraina. Ottawa telah menjatuhkan sanksi pada lebih dari 1.600 individu dan entitas atas invasi tersebut dan mendukung Kiev dengan lebih dari USD3,6 miliar dalam bentuk bantuan keuangan, militer dan lainnya.
"Kami memastikan Putin tidak dapat membayar perangnya dengan menjual aluminium dan baja di Kanada, berkoordinasi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika Serikat hari ini," kata Freeland.
Baca Juga: Rusia Membayar Mahal Perang Ukraina, Defisit Anggaran Bengkak Jadi Rp520,1 Triliun Seperti diketahui Rusia menyebut tindakannya kepada Ukraina sebagai "operasi militer khusus" untuk memerangi apa yang digambarkannya sebagai ancaman keamanan dari hubungan Ukraina dengan Barat.
Sementara itu pada bulan lalu, Amerika Serikat (AS) mengumumkan tarif 200% pada aluminium Rusia dan produk terkait yang mulai berlaku pada hari Jumat. Aluminium Rusia sendiri diproduksi oleh Rusal (RUAL. MM), yang menyumbang sekitar 6% dari pasokan global.
Berdasarkan data resmi, Kanada sebelumnya mengimpor 45 juta dolar Kanada untuk aluminium dan produk baja dari Rusia senilai 213 juta dolar Kanada pada tahun 2021.
(akr)