MADIUN -
Angin kencang disertai hujan deras, menerjang wilayah Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jumat (17/3/2023). Akibatnya, sejumlah pohon tumbang, dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Baca juga: Diterjang Angin Puting Beliung, Pohon Tumbang Tutup Jalur Kereta Api dan Puluhan Rumah Rusak Pohon tumbang terjadi di jalur utama penghubung Madiun-Surabaya. Akibatnya, lalu lintas ke arah Kabupaten Madiun, sempat terhambat karena menunggu proses evakuasi pohon tumbang yang dilakukan petugas gabungan.
Polisi juga menerapkan rekayasa lalu lintas, dengan menjadikan jalur dari Madiun tujuan Surabaya, sebagai jalur dua arah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan, saat proses evakuasi pohon tumbang sedang berjalan.
Baca juga: Malam Sabtu Pon Gempa Guncang Yogyakarta, Dipicu Aktivitas Subduksi di Laut Selatan Sejumlah gerobak pedagang kaki lima (PKL) yang hendak berjualan, juga porak-poranda tertiup kencangnya angin yang disertai hujan deras.
Angin kencang dan hujan deras, juga merusak bangunan Stasiun Madiun.
Lurah Pandean, Hamdanu mengatakan, ada sekitar 50 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat diterjang
angin kencang disertai hujan lebat. "Satu warga terluka akibat bencana
angin kencang disertai hujan deras tersebut," tuturnya.
Baca juga: Batam Jadi Surga Pemburu Barang Bekas Impor, Ini Faktanya! Petugas gabungan terus bekerja ekstra keras, untuk membersihkan material pohon tumbang yang melintang jalan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana angin kencang disertai hujan lebat tersebut, namun kerugiannya ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
(eyt)