BEKASI -
Polres Metro Bekasi Kota menegur sebanyak 300 remaja yang berkumpul dan berjalan bersama-sama untuk membangunkan orang sahur. Alasannya, ratusan remaja itu membangunkan
sahur dengan cara berlebihan menggunakan
petasan dan suar (flare).
Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota Kompol Imam Syafi’i menjelaskan peristiwa terjadi Selasa (28/3) sesaat sebelum sahur. Polisi mendapati informasi terkait adanya remaja yang berkumpul di sekitar kawasan Jalan Letnan Arsyad, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan.
Baca juga: Jadi Tradisi, Pemuda Koja Bangunkan Warga Sahur dengan Speaker Besar “Aktivitas sekelompok remaja tersebut benar menimbulkan keriuhan yang berlebih dalam konteks membangunkan orang sahur, serta mengganggu pengguna jalan dikarenakan mereka menyalakan flare, petasan dan bass drum,” kata Imam, Selasa (28/3/2023).
Belum lagi, remaja tersebut sudah mengarah ke Jalan Ahmad Yani yang menjadi jalan protokol di Kota Bekasi. Polisi pun langsung menghalau seluruh remaja tersebut. “Bila tidak dihalau bisa menutup jalan protokol dan berpotensi gangguan Kamtibmas,” jelas dia.
Namun demikian tidak ada sanksi yang diberikan terhadap seluruh pemuda. Polisi mengatakan bahwa seluruh remaja langsung mengindahkan imbauan pihak kepolisian.
“Tidak ada sanksi, mereka nurut himbauan kita sudah terima kasih, tapi korlapnya sudah kita catat dan berjanji tidak mengulang kembali,” tutupnya.
(ams)