floating-Sambangi Polda Kepri,...
Sambangi Polda Kepri, Kepala BP2MI dan Irjen Tabana Bahas Pemberantasan Sindikat PMI Ilegal
Sambangi Polda Kepri,...
Sambangi Polda Kepri, Kepala BP2MI dan Irjen Tabana Bahas Pemberantasan Sindikat PMI Ilegal
Kamis, 30 Maret 2023 - 16:19 WIB
BATAM - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mendorong Polda Kepulauan Riau di bawah pimpinan Kapolda Irjen Pol Tabana Bangun untuk berani memberantas sindikat ilegal penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pernyataan itu terlontar saat BP2MI dan Polda Kepri bertemu di Ruangan Kapolda Kepri, Kamis (30/3/2023).

Merespons permintaan BP2MI, Tabana Bangun menegaskan jajarannya siap memberantas para mafia sindikat ilegal PMI. Menurutnya, hal tersebut memang sudah selayaknya diperangi.

Baca juga: BP2MI Selamatkan 18 Calon PMI Ilegal di Bekasi dan Cipayung

"Terima kasih atas kehadiran Pak Benny Rhamdani, Kepala BP2MI bersama jajaran. Saya merasa dapat motivasi, bersemangat dalam urusan pencegahan PMI yang diberangkatkan ilegal. Kami akan memaksimalkan kerja memerangi para sindikat ini," ujar Tabana.

Tabana mengaku memberantas mafia penempatan ilegal PMI adalah sebuah tantangan yang tidak mudah. Pasalnya, persoalan harus diatasi mulai dari hulu hingga hilir.

Meski begitu, ia optimistis berbagai kerumitan dapat diselesaikan jika bekerja secara bersama-sama demi mewujudkan aspek pencegahan yang kuat.

"Kita berusaha memberantas sindikat penempatan ilegal PMI, melalui komitmen yang tinggi. Situasi lapangan yang tidak mudah, tapi saya yakin tantangan ini harus saya lawan," tegas Tabana.

"Dimana, Batam sebagai wilayah yang rawan penempatan ilegal PMI membutuhkan penanganan serius. Ada sekelompok masyarakat dan oknum tertentu untuk mendapatkan sesuatu dari proses sindikat itu," sambungnya.

Dari pantauannya, Tabana menjelaskan seluruh sarana dan prasana fasilitas yang dimiliki sindikat PMI ilegal harus dihentikan. Sebab, Batam menjadi tempat transit atau jalur yang digunakan warga daerah lain untuk berangkat bekerja secara tidak resmi.

"Kita harus stopkan ini. Upaya kita terus lakukan melalui penegakan hukum. Aliran masuknya calon PMI dari berbagai wilayah seperti Madura, Jabar, NTT, NTB, dan beberapa daerah lain harus dihentikan," tutur Tabana.

Baca juga: Kepala BP2MI Minta Jajarannya Tak Menyerah Meski Anggaran Terbatas

"Kita harus punya kesadaran untuk menghentikan lalu lintas orang-orang sebagai calon PMI dari daerah lain yang melintas melalui Batam untuk bekerja ke luar negeri secara ilegal. Harus ada kampanye menghentikan mereka dari daerah asal. Pencegahan edukasi dan menyadarkan itu sangat penting dilakukan," tutup Tabana.
(kri)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia