floating-Pungli di Jembatan Timbang,...
Pungli di Jembatan Timbang, 2 Pegawai Dishub Bali Ditangkap
Pungli di Jembatan Timbang,...
Pungli di Jembatan Timbang, 2 Pegawai Dishub Bali Ditangkap
Rabu, 12 April 2023 - 19:41 WIB
JEMBRANA - Dua pegawai Dinas Perhubungan ditangkap Tim Saber Pungli Polda Bali. Kedua aparat negara itu ditangkap saat melakukan pungutan liar (pungli) di jembatan timbang Cekik, Gilimanuk, Jembrana.

Kedua tersangka yaitu Gusti Putu Nurbawa (44) dan Ida Bagus Ratu Suputra (47).

Baca juga: Dua Jembatan Timbang di Jalan Masuk Pelabuhan Kendal Disegel



"Sasarannya adalah para sopir truk yang memuat angkutan melebihi tonase," kata Ketua Tim Satuan Saber Pungli Polda Bali, Kombes Pol Arief Prapto Santoso dalam jumpa pers, Rabu (12/4/2023).

Dia menjelaskan, Nurbawa merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sedangkan Suputra berstatus pegawai kontrak Kemenhub.

Keduanya ditangkap di Kantor Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) di Jembatan Timbang Cekik, Selasa (11/4/2023) dini hari.

Modusnya, tersangka yang saat itu bertugas sekitar pukuk 03.45 Wita mengambil Kartu Uji Berkala Kendaraan Bermotor atau surat KIR setiap kendaraan yang melintasi jembatan timbang.

Baca juga: Hindari Jembatan Timbang, Sopir Truk dan Petugas UPPKB Datae Sidrap Bersitegang



Setelah itu, sopir kemudian diarahkan ke areal parkir. Beberapa lama kemudian, sopir atau kernet diarahkan untuk mengambil sendiri KIR kendaraannya di ruang penindakan UPPKB.

Di ruangan itu, setiap sopir atau kernet dimintai sejumlah nominal uang dengan dalih supaya tidak dilakukan tindakan tilang.

Kedua tersangka ditangkap anggota Tim Saber yang saat itu menyamar sebagai kernet truk.

"Anggota awalnya diminta uang lalu diberikan Rp20.000. Akan tetapi ditolak dan diminta untuk ditambah lagi menjadi Rp30.000. Uang itu lalu dimasukkan tersangka ke dalam laci meja," ungkap Arief.

Dari hasil penggeledahan di laci meja, ditemukan uang tunai sebanyak Rp4.578.000. Kemudian tas pinggang berisi uang tunai Rp450.000 milik Suputra dan uang tunai yang diikat karet gelang sejumlah Rp2.200.000 yang ditemukan dalam kotak dashboard mobil Honda Jazz Nopol DK 1748 CV milik Nurbawa.

"Total jumlah barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp7.228.000, sembilan buku KIR, tujuh lembar dan tiga lembar bukti pelanggaran lalu lintas jalan tertentu," papar Arief.

Kedua tersangka ditahan dan dijerat pasal 12 huruf e UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. "Ancaman pidana maksimal penjara seumur hidup dan denda maksimal Rp1 miliar," pungkasnya.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pemkot Tangsel Bangun...
Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU, Benyamin Davnie: Agar Aktivitas Masyarakat Aman
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli