floating-Begini Penanganan Basarnas...
Begini Penanganan Basarnas Bandung jika Terjadi Kecelakaan
Begini Penanganan Basarnas...
Begini Penanganan Basarnas Bandung jika Terjadi Kecelakaan
Senin, 17 April 2023 - 23:03 WIB
MAJALENGKA - Arus mudik Idul Fitri 2023 dipastikan kembali mengalami peningkatan dari sebelumnya, karena itu para pemudik diminta tetap waspada dan hati-hati dalam berkendara.

Namun demikian, sejumlah kejadian tidak menutup kemungkinan terjadi, karena itu Basarnas Bandung sudah menyiapkan antisipasi jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Tingginya volume lalu lintas, berpeluang memicu terjadi kecelakaan, hingga menimbulkan korban jiwa. Sejumlah upaya yang dilakukan di antaranya, kesiapan tim serta cara kerja.

Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Fitri, Volume Pengiriman Paket Meningkat



Kesiapan itu, salah satunya dilakukan dengan cara simulasi penanganan kecelakaan lalulintas maut yang digelar di Tol Cipali akses BIJB Kertajati, Senin (17/4/2023).

“Tujuannya untuk mengecek, memastikan kesiapan. Bahwa apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan tol ini, semua siap untuk menangani,” kata kepala Basarnas Bandung, Jumaril.

Simulasi dilakukan bersama pihak lain, di antaranya interna ASTRA Cipali. Jumaril menjelaskan, simulasi gabungan itu sengaja dilakukan untuk menyamakan persepsi, sehingga ketika terjadi peristiwa, bisa dilakukan penanganan yang selaras.

“Sebenarnya kami sudah punya SOP masing-masing. Ini tujuannya untuk menyamakan persepsi. Karena walau pun Basarnas punya kualifikasi, kemudian dari ASTRA punya kualifikasi, kami harus sering latihan bersama. Agar satu persepsi, menyamakan persepsi,” bebernya.

Baca juga: Anda Stres Berkendara saat Mudik, Begini Cara Mengatasinya

Sementara, dalam simulasi tersebut, digambarkan bawah salah satu kendaraan pemudik mengalami kecelakaan tunggal, yang memakan 1 orang korban jiwa. Kecelakaan itu dipicu pecah ban saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi, yang menyebabkan hilang kendali.

“Diasumsikan sebuah kendaraan mengalami pecah ban, kemudian menabrak pembatas jalan dan mengeluarkan asap. Ada 2 korban di dalam kendaraan dalam keadaan terjepit. Sehingga Tim Rescue kami harus mengeluarkan kedua korban,” ujar dia.

Sementara, berdasarkan simulasi tadi, penanganan pertama yang dilakukan tim rescue adalah berusaha menyelamatkan korban yang masih dalam keadaan hidup, dengan cara membuka bagian pintu yang terkunci menggunakan alat tertentu.

Baca juga: Hindari Kemacetan, Ridwan Kamil Titip Pesan Ini untuk Pemudik

Setelah korban selamat dievakuasi ke mobil tim medis, petugas kemudian mengevakuasi korban meninggal. Penanganan terakhir tim rescue dilakukan dengan cara menderek bangkai mobil itu.

“Tadi dari awal sampai dengan kendaraan berhasil diderek oleh teman- teman (dari) Tol, kurang lebih 22 menit. Itu bisa jadi gambaran, nanti ketika sampai ada kejadian, kurang lebih seperti itu,” pungkasnya.
(nic)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay