BOGOR -
Polisi membeberkan penyebab
kemacetan parah yang terjadi di kawasan
Puncak , Kabupaten Bogor pada Senin 24 April 2023. Volume
kendaraan telah melebihi batas kemampuan jalan.
"Kapasitas Jalur Puncak ini menampung 28.000 kendaraan. Berdasarkan perhitungan kami per pukul 00.00 WIB, 60.000 kendaraan lebih untuk roda empat dan 100 ribuan lebih untuk roda dua melintasi Jalur Puncak dari sejak Minggu malam," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, Selasa (25/4/2023).
Baca juga:
Puncak Macet, Pengendara Diimbau Lewat Jalur Alternatif Jonggol Peningkatan volume kendaraan yang signifikan berdampak kemacaten di Jalur Puncak. Termasuk durasi sistem
one way yang dilakukan petugas.
"Banyak yang mempertanyakan ketika kami melakukan pemendingan atau penyekatan saat
one way ke arah Jakarta maupun Puncak. Namun kami sudah jelaskan kepada masyarakat yang menunggu proses
one way atau sedang pemendingan bahwa ini kami lakukan dalam rangka menguras arus dan memberikan kelancaran," tuturnya.
Proses
one way membutuhkan waktu yang tidak dapat diprediksi. Terlebih, volume kendaraan di Jalur Puncak memang meningkat.
"Membutuhkan waktu yang cukup lama, karena memang jumlah arus yang luar biasa yang masuk ke wilayah Jalur Puncak sendiri. Sampai hari libur terakhir anak sekolah, kami akan terus mempersiapkan Jalur Puncak untuk mengantisipasi pengunjung yang menuju ke tempat wisata Puncak," tutupnya.
Untuk diketahui, Jalur Puncak, Kabupaten Bogor baru dibuka normal dua arah pada Senin 24 April 2023 malam. Kendaraan yang akan menuju kawasan Puncak sempat tertahan selama 9,5 jam karena proses
one way arah Jakarta.
Baca juga:
Jalur Puncak Macet, Polisi Berlakukan One Way Arah Atas(mhd)