JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memang telah mencabut status darurat Covid-19, namun
vaksinasi di dalam negeri terus dikejar guna mencapai kekebalan kelompok atau
herd immunity.
Dalam mewujudkannya, holding BUMN Farmasi, Kimia Farma terus berperan aktif dalam Program Vaksinasi Nasional untuk mewujudkan Indonesia Bebas Covid-19.
Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek, Agus Chandra pun menyampaikan bahwa pihaknya membuat program
vaksinasi booster Sinopharm gratis.
Baca juga: Status Kedaruratan Pandemi Covid-19 Dicabut WHO, Begini Respons Menkes Budi Program tersebut dilakukan di pusat layanan kesehatan Polri, seluruh outlet Kimia Farma dan fasilitas kesehatan BUMN lainnya, hingga 30 Juni 2023.
"Kami menyediakan program vaksinasi Sinopharm gratis untuk masyarakat umum sampai tanggal 31 Mei 2023 di Klinik Kimia Farma di Indonesia," ungkap Agus Chandra saat ditemui di acara pembukaan outlet Kimia Farma Pantai Indah Kapuk, Jakarta, baru-baru ini.
Dia menambahkan bahwa pihaknya menargetkan total 3 juta dosis vaksin booster Sinopharm secara gratis sampai Juni mendatang.
"Khusus sampai 31 Mei melalu Kimia Farma, jadi kita adakan kerja sama dengan beberapa stakeholder, dengan rumah sakit swasta, TNI Polri. Nah untuk Kimia Farma sendiri kita diminta menyelesaikan 751 ribu dosis untuk 31 Mei ini," jelas dia.
Baca juga: Status Darurat Covid-19 Dicabut WHO, Jumlah Tes Covid-19 Menurun Bagi masyarakat yang belum melakukan vaksin booster bisa mengunjungi salah satu dari 300 klinik atau apotek Kimia Farma untuk memperoleh layanan vaksinasi booster Sinopharm gratis.
(nug)