floating-Viral! Pria Mengamuk...
Viral! Pria Mengamuk Bawa Parang di Kantor Pengiriman Barang Kendari
Viral! Pria Mengamuk...
Viral! Pria Mengamuk Bawa Parang di Kantor Pengiriman Barang Kendari
Senin, 15 Mei 2023 - 18:31 WIB
KENDARI - Video seorang pria masuk kedalam kantor jasa pengiriman barang dengan membawa sebilah parang di Jalan Pasaeno, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari , Sulawesi Tenggara viral di media sosial, Senin siang (15/5/2023).

Peristiwa yang viral usai diunggah oleh akun TikTok milik angel tersebut dipicu pelaku tak terima ditegur oleh petugas saat dilarang masuk ke dalam lokasi penyimpanan barang.

Baca juga: Viral! Korban Tabrak Lari Ditemukan Tergeletak di Tengah Jalan Depan Kampus UTY

Aksi pria tersebut membuat karyawan dan pengunjung ketakutan.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada hari Minggu siang (14/5/2023), saat pelaku dan istrinya akan mengambil sebuah paket di kantor J&T, namun saat pelaku hendak masuk ke dalam ruang penyimpanan barang pelaku ditegur oleh salah satu karyawan.

Baca juga: Diduga Tertembak Senjata Oknum Polisi saat Dangdutan, Anggota Karang Taruna Tewas

“Karena tak terima ditegur pelaku kemudian mengambil sebilah parang yang disimpan di dalam mobilnya, beruntung sang istri dapat menenangkan suaminya sehingga kericuhan dapat dikendalikan,” kata Kasir Kantor J&T Kendari, Angel.

Saat ini, pihak kantor J&T Kendari meminta pelaku datang meminta maaf atas tindakan yang dilakukan dan menyelesaikan secara kekeluargaan.
(nic)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Viral Bocah Nyaris Masuk...
Viral Bocah Nyaris Masuk Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Curiga Sengaja
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
Gempa M4,5 Guncang Kendari,...
Gempa M4,5 Guncang Kendari, Berpusat di Darat Akibat Sesar Aktif
Warga Kendari Bersyukur...
Warga Kendari Bersyukur Terima Daging Kurban dari Partai Perindo
Viral Aksi Penertiban...
Viral Aksi Penertiban Paksa Pedagang Es Krim di CFD, Satpol PP DKI Jakarta Akhirnya Minta Maaf