floating-Hengkang dari Blok Masela,...
Hengkang dari Blok Masela, Menteri ESDM Sebut Shell Tidak Tanggung Jawab
Hengkang dari Blok Masela,...
Hengkang dari Blok Masela, Menteri ESDM Sebut Shell Tidak Tanggung Jawab
Jum'at, 26 Mei 2023 - 15:06 WIB
JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebut Shell tidak bertanggung jawab dalam proses negosiasi pelepasan hak partisipasi atau participating interest (PI) Blok Masela sebesar 35% kepada PT Pertamina (Persero) yang hingga kini tak kunjung tuntas.

Ia menuturkan, pemerintah akan kembali meninjau rencana pengembangan atau Plant of Development (POD) Blok Masela. Sebab menurutnya, lambatnya proses ini hanya akan semakin merugikan Indonesia.

"Kalau dalam 5 tahun tidak dilaksanakan apa-apa kita akan tinjau kembali termasuk kemungkinan untuk kembali menjadi milik negara. Ini sudah berapa tahun itu sejak 2019 sampai 2023 sudah 4 tahun. Makanya kita sudah mengingatkan nih, juga sekarang ini yang merasa dirugikan ya Indonesia. Nah, kita tidak mau hal ini terjadi," ujar Arifin Tasrif saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/5/2023).

Baca Juga: Menteri ESDM Kecewa Berat dengan Shell Gara-gara Blok Masela

Disisi lain, ia menyebutkan bahwa hingga saat ini, hanya Inpex yang komitmen untuk tetap mengelola Blok Masela. "Inpex ada kesungguhan, tapi tidak tau Shell ini sudah mundur tidak bertanggung jawab. Kalau mau mundur dari dulu saja sebelum POD," tegasnya.

Dia menandaskan apabila sampai 2024 negosiasi tak kunjung selesai maka pemerintah membuka opsi untuk melakukan lelang termasuk hak partisipasi sebesar 65% yang dimiliki oleh Inpex Corporation Ltd, perusahaan asal Jepang.

"Inpex masih full komitmen tapi sudah 4 tahun. Bayangkan saja sejak 2019 kita kasih POD 1 yang membantu keekonomian Masela ini, 2020 tiba-tiba Shell mundur. Dari mundur itu sampai sekarang tidak ada kejelasan. Kalau mau mundur dari dulu saja sebelum POD," jelas Arifin.

Baca Juga: Cari Pengganti Shell di Blok Masela, Luhut Sebut Sedang Finalisasi dengan Petronas

Terkait Pertamina masuk ke Blok Masela, Arifin mengungkapkan pemerintah akan melakukan kajian. Saat ini, pemerintah masih fokus soal kejelasan Shell.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia