PALOPO - Kejadian konyol mewarnai penangkapan seorang pelaku
pencurian di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Pelaku
pencurian yang memiliki bobot 100 kg, berupaya lari dari kejaran polisi. Namun, di tengah jalan pelaku
pencurian ini meminta izin ke polisi yang mengejarnya untuk mengambil napas.
Baca juga: 2 Pencuri Mobil Dilumpuhkan Satreskrim Polres Merangin, 1 Masih Anak-anak Peristiwa
pencuri berbadan gemuk yang meminta izin ke polisi untuk mengambil napas tersebut, membuat polisi yang mengejarnya tertawa. Bahkan polisi yang mengejar pelaku
pencurian tersebut, juga kembali bercanda menantang pelaku
pencurian untuk beradu lari.
Mendapatkan tantangan dari polisi untuk beradu lari, pelaku
pencurian tersebut akhirnya menolaknya karena sudah tak kuat lagi menanggung berat badannya. Pelaku
pencurian tersebut juga terlihat ngos-ngosan saat disergap oleh anggota tim Resmob Polsek Wara.
Baca juga: Polisi Buru Pelaku Pembuang Mayat Janin Perempuan di Kloset Mal Batam Kapolsek Wara, AKP John Paerunan mengatakan, pelaku
pencurian sempat berupaya melarikan diri, namun proses pengejaran terhadap pelaku
pencurian itu tidak berlangsung lama karena pelaku kelelahan membawa tubuhnya yang gemuk, hingga terjatuh ke sawah berlumpur.
Saat sudah tertangkap, pelaku
pencurian ini masih menyempatkan meminta izin ke polisi yang menangkapnya untuk istirahat sembari mengatur napas. Dia mengatur napas, sambil membersihkan lumpur yang ada di badannya.
Baca juga: Menggelikan! Tertangkap Jualan Sabu, Pemuda Kendari Bersujud dan Menangis Histeris di Pundak Polisi John Paerunan menyebut, aksi
pencurian yang dilakukan oleh pelaku tersebut, terjadi di Jalan Malaja, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. "Aksi
pencurian itu terekam CCTV. Dari petunjuk di CCTV, akhirnya keberadaan pelaku berhasil kami lacak dan dilakukan penangkapan," terangnya.
Akibat
pencurian yang dilakukannya, kini pelaku harus mendekam di ruang tahanan Polsek Wara untuk kepentingan penyelidikan. Di hadapan polisi, pelaku mengaku nekat mencuri karena tidak tega melihat anaknya terus menangis meminta uang jajan, sementara pelaku tidak memiliki pekerjaan.
(eyt)