WAY KANAN - Azwar Ragil (23) seorang pengendara motor tewas
ditembak begal di Kampung Negeri Sungkai Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten
Way Kanan , Jumat (18/8/2023) malam. Korban ditembak lantaran menolak menyerahkan sepeda motornya kepada kawanan begal.
Guna mengungkap kejadian tersebut, Polda Lampung mengerahkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan memburu para pelakunya.
Kapolres Way Kanan, AKBP Pratomo Widodo menjelaskan, pihaknya telah mengindentifikasi para pelaku yakni berjenis kelamin laki-laki sebanyak 3 orang.
Ia menjelaskan ketiga pelaku melancarkan aksi pembegalan dengan mengendarai motor jenis 2 tak. Dalam aksinya tersebut, pelaku membekali diri dengan senjata api dan mengancam korban untuk menyerahkan sepeda motornya.
Baca Juga: Gran Max Seruduk Truk di Jalinsum Way Kanan, Sopir Tewas di Tempat "Keterangan saksi-saksi di lapangan, korban bersama dua rekannya mengendarai kendaraan Yamaha Lexy warna putih dihadang oleh orang tidak dikenal yang menggunakan sepeda motor di area kebun karet," kata Pratomo dalam keterangannya yang diterima, Minggu (20/8/2023).
Selanjutnya, pelaku menghampiri korban dengan menodongkan senjata agar menyerahkan kunci motor, namun, korban menolak. Saat itu juga seorang pelaku menembakan senjata api ke arah korban dan mengenai bagian pipinya.
"Karena terancam dan mengetahui bahwa korban telah terkena tembakan, kedua orang saksi lari untuk menyelamatkan diri," ungkapnya.
Pratomo melanjutkan, pihaknya telah menerjunkan tim langsung untuk olah TKP sekaligus melokalisir pelaku. Hal itu dilakukan dengan patroli dan merazia kendaraan bermotor di wilayah hukum setempat.
Baca Juga: Geger, Aparatur Desa di Way Kanan Ditemukan Tewas Gantung Diri "Iya, kami mengerahkan semua sumberdaya personel, untuk dapat mengungkap pelaku kejahatan ini," jelas Pratomo.
"Semalam, saya perintahkan Polsek Jajaran yang bersebelahan dengan TKP bersama Satsamapta dan Satlantas Polres Way Kanan melakukan razia dan patroli di pintu masuk Kabupaten Way Kanan, untuk melokalisir pelaku curas ranmor tersebut,” tambahnya.
Dalam kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah menjelaska Ditreskrimum Polda Lampung telah mengerahkan tim khusus guna memburu para pelaku pembegalan sadis tersebut.
Umi menjelaskan, tim khusus tersebut tergabung dalam Tekab 308 Ditreskrimum Polda Lampung turun membackup petugas Polsek Gunung Labuhan, dan Tekab 308 Polres Way Kanan.
"Ya, sejak tadi malam Tim Tekab Ditreskrimum Polda Lampung sudah meluncur dan bergabung dengan Polres Way Kanan berserta jajaran, untuk olah TKP dan mengejar pelaku," pungkasnya.
(hri)