floating-Karhutla Meluas, Pemkab...
Karhutla Meluas, Pemkab OKI Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
Karhutla Meluas, Pemkab...
Karhutla Meluas, Pemkab OKI Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
Senin, 04 September 2023 - 12:48 WIB
OKI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan meningkatkan status siaga darurat bencana menjadi tanggap darurat bencana lantaran titik api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus meluas.

Hal itu menyusul terlihat banyak titik api yang bermunculan di kawasan OKI hingga menyebabkan terjadinya kabut asap. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, titik api muncul dan membakar lahan gambut di pinggir ruas Tol Kayuagung-Palembang pada KM 356+400.

Pihak Satuan Tugas (Satgas) Karhutla pun masih melakukan pemadaman di sejumlah titik api kebakaran hutan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir di kawasan tersebut.

Salah satu warga Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya OKI, Rian mengatakan, kebakaran hutan dan lahan semakin meluas sejak musim kemarau tahun ini, bahkan tak jarang api merambat hingga perkebunan warga.

Baca Juga: Viral! Puluhan Gajah Terekam Berjalan Keluar Hutan Produksi di Ogan Komering Ilir

"Tidak hanya berdampak kepada lingkungan karena asap pekat, tapi hasil pertanian warga juga terancam gagal panen bahkan sebagian pohon sawit dan tanaman warga lainnya ada yang sudah hangus terbakar. Kami berharap pemerintah dapat segera mengatasinya secepat mungkin jangan sampai meluas," ujar Rian, Senin (4/9/2023).

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab OKI, Antonius Leonardo mengatakan, pihaknya telah meningkatkan status Siaga Darurat Bencana menjadi Tanggap Darurat Bencana.

"Peningkatan status ini untuk lebih mengoptimalkan upaya pengendalian Karhutla dengan memaksimalkan semua sumber daya,” ungkap Antonius.

Baca Juga: Pemprov Sumsel Ubah Strategi Penanganan Karhutla

Listiadi menjelaskan, kebakaran yang terjadi di kawasan OKI masih didominasi kebakaran lahan gambut, sehingga dibutuhkan pemadaman secara intensif.

"Kawasan tersebut merupakan kawasan lahan gambut, api sulit dipadamkan. Untuk itu kami terus berupaya memadamkan api secara berkala yang juga dibantu lewat water bombing," jelasnya.

Dalam tiga hari terakhir, lanjut Listiadi, tim Manggala Agni dikerahkan memadamkan api di kawasan Ogan Ilir dan OKI. "Kami terus berkoordinasi dengan tim patroli udara untuk menyisir wilayah yang terbakar," jelasnya.
(hri)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu