BANGKALAN - Peristiwa memilukan menggemparkan warga Kampung Pakoran, Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Seorang warga Kampung Pakoran, menemukan
bayi laki-laki yang dibuang orang tuanya di warung mi ayam.
Baca juga: Buang Bayi Kembar ke Sungai Buntung Sleman, Ini Sosok Pelaku Pria di Mata Tetangga Diduga,
bayi malang itu merupakan hasil hubungan gelap yang tidak diinginkan kelahirannya. Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Risna Wijayati mengatakan, masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pembuangan
bayi laki-laki itu.
Dia menjelaskan, pertama kali
bayi laki-laki itu ditemukan oleh warga di warung mi ayam, dan belum diketahui orang tuanya. "Penemuan
bayi itu dilaporkan ke polisi, dan langsung ditangani petugas," ujar Risna, Kamis (28/9/2023).
Baca juga: Mengharukan! Kuasai 4 Bahasa Asing, Anak Buruh Diloloskan Jenderal Dudung Masuk Bintara TNI AD Pelaku pembuang
bayi itu, diduga bukan warga Kampung Pakoran. Hal ini didasarkan dari hasil penyelidikan sementara, di mana tidak ditemukan adanya warga di Kampung Pakoran yang baru melahirkan.
Menurutnya, pada saat
bayi laki-laki itu ditemukan, disimpan di dalam kardus dan ditemukan secarik kertas yang diletakkan di kardus berisi
bayi tersebut. Kertas itu berisikan surat yang menyebut tanggal lahir
bayi, dan permintaan untuk mengadopsinya serta diberi nama Muhammad Septian Prasetyo.
Baca juga: Misteri Pernikahan Politik Raden Wijaya dengan 4 Putri Cantik Raja Singasari Bayi laki-laki yang dibuang oleh orang tuanya tersebut, kemudian dievakuasi ke Puskesmas Burneh untuk mendapatkan perawatan medis. Sejak penemuan
bayi laki-laki itu, banyak warga yang berdatangan ke Puskesmas Burneh, dan meminta untuk mengadopsinya.
(eyt)