SURABAYA - Kemampuan Pesud
Drone yang menjadi kekuatan baru di Skuadron 700 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal), dicek langsung Danpuspenerbal, Laksda TNI Imam Musani.
Drone tersebut, akan bertugas menjaga perbatasan maritim Indonesia.
Baca juga: Komponen Eropa Ditemukan di Drone Iran yang Dipakai Rusia, Ini Daftarnya Laksamana bintang dua TNI tersebut, hadir mengecek langsung kemampuan Pesud
Drone, saat menutup Training Unmanned Air sytem (UAS) Schiebel Camcopter S-100, Jumat (29/9/2023). Uji kemampuan Pesud
Drone tersebut, digelar di Shelter 700 Wing Udara 2 Puspenerbal, Pangkalan Udara TNI AL Juanda.
Imam mengatakan, kegiatan technical support satu unit Unmanned Serial Vertical take off landing maritim surveillance system ini, diikuti 10 personel Skuadron Udara 700 Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda.
Baca juga: Berebut Pacar, 2 Gadis Cantik di Makassar Duel di Tepi Waduk Pampang "Saya ucapkan terimakasih atas kehadiran tim technical support di Puspenerbal. Kehadiran tim ini, merupakan bukti nyata dukungan luar biasa dari pabrikan UAS Camcopter S-100 terhadap kemajuan kemampuan maritim surveillance penerbangan TNI AL," terangnya.
Penambahan satu unit alutsista berupa UAS camcopter S-100, dengan kemampuannya yang canggih, menurut Imam akan meningkatkan kemampuan Skuadron 700 Wingud 2 Puspenerbal untuk memantau dan mengamankan perbatasan maritim. "Ini tidak hanya meningkatkan keamanan nasional, tetapi juga akan berkontribusi besar pada pengamanan sumber daya alam maritim Indonesia," terangnya.
Baca juga: Kebakaran Landa Peternakan di Blitar, 8.000 Ekor Ayam Terpanggang Hidup-hidup Kepada para peserta pelatihan lanjutan UAS Camcopter S-100, Imam mengharapkan, agar ilmu yang telah didapat dalam pelatihan, dapat diterapkan dan ditingkatkan, mengingat pentingnya perawatan dan pemeliharaan yang cermat oleh para personel pengawak yang berdedikasi untuk memastikan Camcopter S-100 dapat beroperasi setiap saat.
"Saya instruksikan kepada para personel Skuadron 700 yang terlibat dan bertanggung jawab dalam pengoperasiannya, untuk mempertahankan dan meningkatkan standar profesionalismenya, sehingga alutsista ini selalu dalam kondisi siap dalam melaksanakan dukungan operasi TNI AL," pintanya.
(eyt)