SAROLANGUN - Letkol Inf. Amaraldo Cornelius, mandi keringat memimpin para prajuritnya berjibaku memadamkan
kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Perwira menengah TNI AD yang sehar-hari bertugas sebagai Dandim 0420/Sarko tersebut, terjun langsung ke titik bencana
karhutla di Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Baca juga: Gunung Arjuno Kembali Terbakar, Titik Api Muncul di Hutan Kawasan Perhutani Beberapa wilayah di Kabupaten Sarolangun, masih muncul titik api akibat
karhutla sehingga memicu terjadinya kabut asap. Kondisi ini sangat membahayakan kesehatan masyarakat, serta memperpendek jarak pandang yang bisa berakibat fatal bagi para pengguna kendaraan bermotor di jalan raya.
Amaraldo memimpin para prajuritnya, menyusuri lokasi
karhutla dan melakukan upaya pemadaman. "Ini saya bersama Manggala Agni, PT. RC BKS, BPBD Sarolangun, Polhut, Masyarakat Peduli Api, Kades, dan anggota Koramil 03/Pauh Kodim 0420/Sarko, serta Danramil jajaran wilayah Sarolangun, bersama-sama memadamkan karhutla," tuturnya.
Baca juga: Misteri Dua Makam Keturunan Mpu Sindok di Keraton Gunung Kawi Titik
karhutla yang menjadi sasaran pemadaman tersebut, berada di Desa Kasang Melintang, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Amaraldo mengaku, telah menerjunkan dua unit mobil tangki air, satu eskavator, empat unit motor, dan alat pendukung untuk pemadaman karhutla.
"Alhamdulillah kita berhasil memadamkan titik
karhutla di kawasan hutan gambut. Keberadaan lahan gambut ini, cukup menjadi kendala dalam pemadaman
karhutla, karena api menjadi sulit dipadamkan," ungkapnya.
Baca juga: Beri Dukungan Total, Sahabat dari Madura Siap Menangkan Ganjar-Mahfud MD Dia menyebut, meski terlihat di permukaan karhutla sudah mampu di padamkan, namun karena berada di lahan gambut titik api kembali bermunculan apalagi saat terjadi angin kencang. "Problemnya kalau kebakaran lahan gambut, titik api sulit dipadamkan karena ada bara di bawah gambut," terang Amaraldo.
Meski harus menghadapi berbagai kesulitan dalam memadamkan
karhutla, para prajurit TNI AD tersebut, tetap bersemangat bergotong royong dengan elemen masyarakat dan pemerintah untuk menanggulangi
karhutla. Karhutla di perbatasan Desa Kasang Melintang, Kecamatan Pauh, dengan Desa Lubuk Pelayang, Kecamatan Air Hitam tersebut sudah dapat dipadamkan.
(eyt)