PASURUAN - Dua
pesawat tempur taktis Super Tucano dari Skadron 21 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, jatuh di wilayah Dusun Keduwung, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Diduga, dua
pesawat tempur latih ringan ini mengalami tabrakan sebelum terjatuh.
Baca juga: Geger! 2 Pesawat TNI AU Jatuh di Pasuruan Menurut keterangan Camat Puspo, Edi Santoso warga menyaksikan kondisi
pesawat jatuh di tebing, dan area lahan kentang. "Ada dua
pesawat yang jatuh, satu menabrak tebing Watu Gedek kondisinya hancur, dan satu lagi di lahan kentang kondisinya terbakar," ungkapnya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.30-12.00 WIB. Edi menyebut, saat pesawat jatuh di lahan kentang tidak ada warga yang berada di lahan tersebut. Warga juga sempat melihat ada kaki di reruntuhan
pesawat yang jatuh di Watu Gedek, namun warga belum berani mendekat.
Baca juga: Terungkap! Suami Bunuh Istri di Batam Gara-gara Tak Dikasih Uang Rp50 Miliar untuk Pencalonan Bupati Dia menyebutkan, perangkat desa, bersama petugas kecematan, Koramil, dan Polsek Puspo, sudah menuju ke lokasi jatuhnya dua
pesawat tersebut. "Lokasi berada di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan sulit sinyal. Kami menunggu bantuan dari BPBD," ujarnya.
Baca juga: Sadis! Anak Usia 3 Tahun Tewas Dianiaya Pengasuh di Batam, Motifnya Bikin Geleng Kepala Kondisi para korban belum diketahui, karena titik lokasi jatuhnya
pesawat di Watu Gedek sulit dijangkau. Sementara satu
pesawat lagi kondisinya masih terbakar, sehingga warga belum berani untuk mendekatinya.
(eyt)