floating-Puncak Hujan Diprediksi...
Puncak Hujan Diprediksi Februari saat Pemilu, Heru Budi Optimistis Jakarta Tidak Banjir
Puncak Hujan Diprediksi...
Puncak Hujan Diprediksi Februari saat Pemilu, Heru Budi Optimistis Jakarta Tidak Banjir
Kamis, 23 November 2023 - 16:20 WIB
JAKARTA - BMKG memprediksi puncak hujan terjadi pada Februari 2024. Meski demikian, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono optimistis pelaksanaan pemilu pada 14 Februari 2024 berlangsung lancar tanpa hambatan banjir .

"Semua dimitigasi, semua dipersiapkan. BPBD sudah ditugaskan untuk mempersiapkan yang terbaik," ujar Heru saat meninjau permukiman warga padat penduduk di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (23/11/2023).

Heru berharap seluruh jajarannya dapat mengantisipasi puncak musim hujan tersebut dengan baik.

Baca Juga: Masuk Musim Hujan, Wapres Ingatkan untuk Antisipasi Banjir dan Longsor

"Mudah-mudahan hujannya yang ada tidak banjir, pesta demokrasi bisa berjalan baik. Kita songsong pesta demokrasi dengan senyum," pungkas Heru.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi periode puncak musim hujan umumnya terjadi di Januari dan Februari 2024.

BPBD DKI sudah mewanti-wanti puncak musim hujan di Jakarta terjadi pada Februari 2024. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, kondisi IOD (Indian Ocean Dipole) menunjukkan kondisi positif dan diprediksi bertahan hingga akhir tahun 2023.

Baca Juga: Musim Penghujan, BPBD DKI Sebut Ada 25 Titik Rawan Banjir di Jakarta

Kata dia, musim hujan di Indonesia biasanya disebabkan oleh Monsun Asia. Monsun Asia merupakan angin yang bergerak dari arah Barat Indonesia yang membawa massa udara lebih banyak yang menyebabkan gelombang tinggi, angin kencang dan hujan deras.

Fenomena ini diprediksi mulai aktif memasuki wilayah Indonesia pada November 2023, namun datang lebih lambat dari biasanya, sehingga diprakirakan awal musim hujan 2023/2024 di wilayah Provinsi DKI Jakarta terjadi pada bulan November tahun 2023 dan puncaknya terjadi pada bulan Januari-Februari 2024.

"BPBD DKI Jakarta mengimbau kepada masyarakat untuk bersiap siaga menghadapi potensi terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir, longsor dan angin kencang. Masyarakat dapat turut berperan serta melakukan upaya mitigasi secara mandiri di lingkungannya masing-masing," ujar Isnawa.
(thm)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta...
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta Timur Masih Teredam Banjir Pagi Ini
BMKG Prediksi Jakarta...
BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan pada Besok Sore
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
BPBD DKI Jakarta: 80...
BPBD DKI Jakarta: 80 RT dan 3 Ruas Jalan Masih Terendam Banjir
Banjir Rendam Kebon...
Banjir Rendam Kebon Pala Jaktim, 246 Warga Terdampak