KEPAHIANG - Gembong
pencuri mobil yang sering meresahkan warga Bengkulu, berinisial DY (38) tersungkur usai ditembus peluru polisi. Anggota Satreskrim Polres Kepahiang terpaksa menembak DY, karena nekat menabrak dan melawan petugas saat hendak ditangkap.
Baca juga: Waspada, Pencuri Kini Bisa Gondol Mobil lewat Lampu Depan Tak hanya di wilayah Bengkulu, DY sudah beraksi
mencuri mobil lintas provinsi. Bersama komplotannya, gembong
pencuri mobil ini telah beraksi di sebanyak 22 tempat kejadian perkara (TKP).
DY yang merupakan warga Lintang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan tersebut, hanya bisa menggerang kesakitan ketika kedua kakinya berlubang kena timah panas petugas. Penangkapan terhadap DY dilakukan oleh tim gabungan Polres Kepahiang, dan Polda Bengkulu.
Baca juga: BEM UGM: Mahasiswa Jijik Lihat Gimik Politik Sok Mewakili Anak Muda Saat penangkapan gembong
pencuri mobil tersebut, sempat terjadi baku tembak di tempat persembunyian DY di wilayah Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. "Pelaku sempat mencoba lari dengan menabrakkan mobilnya ke anggota polisi yang akan menangkapnya," ujar Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Donny Juniansyah.
Sebelum tertangkap, DY memimpin komplotannya melakukan
pencurian mobil di wilayah Kepahiang. Mereka berhasil menggasak dua unit mobil, lalu kabur ke Kota Pagar Alam. Juniansyah menyebut, dalam pengejaran tersebut akhirnya dapat diketahui lokasi persembunyian komplotan pencuri mobil ini.
Baca juga: Viral! Pengungsi Rohingya di Aceh Kecewa Dapat Nasi Sedikit Polisi langsung melakukan penggerebekan, namun tiga anggota komplotan
pencuri mobil ini berhasil kabur. Juniansyah mengatakan, sudah miliki identitas tiga pelaku
pencurian mobil yang kabur tersebut, dan kini tengah dilakukan perburuan.
Komplotan
pencuri mobil ini biasa menyasar mobil pikap. Mereka beraksi di wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu, hingga Lampung. Komplotan ini selalu menggunakan senjata api rakitan saat melancarkan aksi
pencurian mobil.(eyt)