MEDAN - Jumlah armada ambulans yang dimiliki DPD
Partai Perindo Kota Medan, bertambah setelah mendapatkan bantuan dari DPW
Partai Perindo Sumatera Utara (Sumut). Penambahan armada ambulans ini, diharapkan semakin meningkatkan layanan ambulans gratis untuk masyarakat di Kota Medan, dan sekitarnya.
Baca juga: Pemilu 2024, Bapilu Perindo Sumut Tengku Erry Optimistis Raih 1 Fraksi di Medan Ketua DPD
Partai Perindo Kota Medan, Dolli Sinaga menegaskan, dengan adanya tambahan armada ambulans dari DPW
Partai Perindo Sumut, tentunya layanan ambulans gratis untuk masyarakat dapat semakin ditingkatkan lagi.
"Ambulans ini nantinya akan kita operasikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Baik itu sakit maupun meninggal dunia. Pelayanannya gratis, baik untuk BBM maupun sopirnya, selagi masih di wilayah Kota Medan dan sekitarnya," terang Dolli.
Baca juga: Pemuda di Buton Ditemukan Tewas Bersimbah Darah usai Acara Joget Lebih lanjut Dolli mengatakan, untuk masyarakat yang membutuhkan layanan ambulans gratis dari
Partai Perindo, dapat menghubungi kantor sekretariat maupun para pengurus DPD dan DPC
Partai Perindo se-Kota Medan.
"Selama ini kita banyak sekali menerima permintaan bantuan ambulans dari masyarakat. Dengan adanya penambahan armada ini, kita harap seluruh permintaan masyarakat dapat kita penuhi," tegas Dolli.
Ketua DPW
Partai Perindo Sumut, Rudi Zulham Hasibuan mengatakan, selama ini layanan ambulans gratis
Partai Perindo di Kota Medan, dilayani langsung oleh DPW
Partai Perindo Sumut. "Kini dengan adanya ambulans di DPD
Partai Perindo Kota Medan, diharapkan masyarakat dapat semakin merasakan kehadiran
Partai Perindo," tuturnya.
Baca juga: Belasan Siswa SD di Konawe Dicabuli Penjaga Kantin Sekolah Selain program ambulans gratis, Rudi juga menyebut saat ini
Partai Perindo Sumut juga akan kembali menggalakkan pengasapan atau fogging, untuk wilayah-wilayah yang rawan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Termasuk di wilayah Kota Medan.
"Saat ini sedang musim hujan, kita akan antisipasi dengan fogging di lokasi-lokasi permukiman masyarakat. Tidak hanya di Medan, tapi juga di daerah-daerah lain. Mesinnya sudah kita siapkan, tinggal menunggu permintaan dari masyarakat," tegasnya.
(eyt)