MALAYSIA -
Kasus Covid-19 di
Malaysia dilaporkan melonjak tinggi. Kondisi ini membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) negara itu meminta warganya untuk kembali memakai masker sebagai bentuk pencegahan.
Dilansir dari The Star, Senin (4/12/2023)
Malaysia mencatat kenaikan
kasus Covid-19 sebesar 57,3 persen. Kasus ini melonjak dari 2.305 kasus per 12-18 November 2023 menjadi 3.626 kasus
Covid-19 per 19-25 November 2023.
"Disarankan agar menggunakan masker lagi untuk menghindari penyebaran infeksi Covid-19," kata Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Datuk dr Muhammad Radzi Abu Hassan.
Foto/Infografis SINDOnews
Baca Juga: Kasus Covid-19 Kembali Melonjak di Malaysia, Lebih dari 3 Ribu Orang Terinfeksi dalam Sepekan "Kelompok berisiko tinggi seperti lansia, individu dengan penyakit kronis, individu dengan imunitas rendah, dan ibu hamil diimbau juga untuk pakai masker saat keluar rumah," sambungnya.
Selain kembali menggunakan masker, pemerintah Malaysia meminta agar masyarakat memperketat tindakan pencegahan lainnya. Termasuk menjaga kebersihan diri dengan baik.
Sementara bagi yang memiliki gejala Covid-19, pemerintah Malaysia menyarankan untuk beristirahat di rumah. Mereka melarang warganya yang sakit untuk berpergian ke tempat umum atau ramai sehingga dapat mencegah penyebaran virus.
Baca Juga: Darurat COVID-19, Malaysia Berlakukan Relaksasi Berobat Khusus Pasien dari Indonesia "Bagi yang menunjukkan gejala juga diminta segera mencari pertolongan medis dan menjalani perawatan lebih lanjut jika gejala semakin parah," sarannya.
Di sisi lain, hingga saat ini kasus serius akibat Covid-19 di Malaysia belum memperlihatkan lonjakan data. Terlebih, situasi di fasilitas kesehatan masih cenderung terkendali dan tidak membebani.
"Kami akan terus memantau situasi dan perkembangan varian dari waktu ke waktu," pungkasnya.
Baca Juga: Mall Jadi Cluster COVID-19, Malaysia Bakal Tes SWAB Semua Satpam (dra)