floating-Pemandangan Mengerikan...
Pemandangan Mengerikan di Kota Gaza, Mayat Berserakan di Jalan-jalan
Pemandangan Mengerikan...
Pemandangan Mengerikan di Kota Gaza, Mayat Berserakan di Jalan-jalan
Rabu, 06 Desember 2023 - 20:38 WIB
JALUR GAZA - Setelah lima hari serangan intensif Israel di bagian barat Kota Gaza, tank-tank mundur dari beberapa daerah pemukiman yang mereka serang sejak berakhirnya gencatan senjata pada hari Jumat pekan lalu.

Setelahnya, mereka telah meninggalkan kehancuran dan kematian yang meluas.

Mohammad al-Hajjar, seorang kontributor Middle East Eye, terjebak di rumah bersama keluarganya, seperti kebanyakan warga Palestina di kota tersebut.

Baca Juga: Senator Sanders Menentang Bantuan Militer AS untuk Israel Rp157 Triliun

Ia mengatakan siapa pun yang berani bergerak langsung menjadi sasaran tembakan tank dan drone. Selama lima hari, katanya, suasana di lingkungan itu sangat sepi sehingga bisa mendengar bunyi pin jatuh.

“Saat ada yang berteriak 'Allah Maha Besar', rumah tempat dia berada dibombardir,” kenang Hajjar.

"Kami berusaha untuk tetap diam dan menghindari jendela sebisa mungkin," imbuhnya seperti dikutip dari Middle East Eye, Rabu (6/12/2023).

Pada Rabu pagi, tank-tank Israel mundur sejauh sekitar 300 meter, tanpa penjelasan. Keluarga-keluarga yang keluar setelah lima hari pengepungan, kini menilai tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Hajjar mengatakan dia melihat tiga mayat berserakan di jalan ketika dia keluar untuk membuang sampah untuk pertama kalinya dalam beberapa hari.

Baca Juga: Brutalnya Dampak Perang Israel di Jalur Gaza: RS Kehabisan Ruangan, Pasien Diletakkan di Lantai

“Salah satunya ditembak sekitar 20 meter dari rumah saya,” aku Hajjar.

"Orang-orang yang berusaha melarikan diri di tengah serangan itu ditembak," tambahnya, beberapa di antaranya lolos dari peluru dan yang lainnya tewas di tempat.

Tidak ada ambulans yang dapat mencapai daerah tersebut selama berhari-hari.

Israel melanjutkan serangan militernya pada hari Jumat di wilayah Palestina setelah berakhirnya jeda kemanusiaan selama seminggu dengan Hamas.

Setidaknya 16.248 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 43.616 orang terluka dalam serangan udara dan darat yang tiada henti di wilayah kantong tersebut sejak 7 Oktober menyusul serangan lintas batas oleh Hamas.

Baca Juga: Gempur Gaza, Pasukan Israel Alami Keracunan Makanan dan Diare Parah
(ian)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan