floating-Covid-19 di Indonesia...
Covid-19 di Indonesia Meningkat, Vaksinnya Masih Ampuh?
Covid-19 di Indonesia...
Covid-19 di Indonesia Meningkat, Vaksinnya Masih Ampuh?
Kamis, 07 Desember 2023 - 19:31 WIB
JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk melengkapi vaksin booster Covid-19 demi menekan penyebaran virus di masyarakat. Terlebih kasus penyakit ini sedang memperlihatkan kenaikan.

"Saya mengimbau kepada masyarakat yang belum divaksinasi atau sudah lama vaksinasi sebelumnya, segera vaksinasi mumpung gratis sampai Desember 2023," kata Budi Gunadi Sadikin, belum lama ini.

Baca Juga: 5 Perbedaan Penyakit Pneumonia Biasa vs Mycoplasma Pneumonia

Selain lengkapi vaksinasi, Menkes juga mengimbau agar kebiasaan hidup bersih sehat, termasuk pakai masker dan rajin cuci tangan kembali digalakkan.

"Sekalipun yang masuk rumah sakitnya tidak terlihat peningkatan, disarankan untuk pakai masker lagi dan cuci tangan dengan sabun," jelasnya.

Menjadi pertanyaan sekarang, apakah vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini masih ampuh menghalau infeksi?

Menjawab hal itu, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr Ngabila Salama menegaskan bahwa vaksin Covid-19 yang saat ini 'ready' di Indonesia itu masih efektif menghalau virus penyebab Covid-19.

Vaksin yang 'ready' saat ini adalah vaksin Inavac dan Indovac yang merupakan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri.

"Vaksin yang saat ini tersedia itu statusnya halal dan tentunya kandungan di dalam vaksin mirip dengan Sinovac yaitu inactivated virus," kata dr Ngabila saat dihubungi MNC Portal, Kamis (7/12/2023).

"Soal keamanan, vaksin tersebut sangat aman, sehat, bermanfaat, berkualitas, dan bermutu," terangnya.

Bagi masyarakat Jakarta yang mau vaksin Covid-19, dr Ngabila memberitahu bahwa layanan vaksinasi Covid-19 tersedia di RSUD Tarakan Jakarta Pusat.

Baca Juga: Covid-19 vs Mycoplasma Pneumonia, Mana yang Lebih Berbahaya?

Layanan akan tersedia setiap Senin sampai Sabtu, pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

"Vaksinasi Covid-19 di RSUD Tarakan Jakarta Pusat bisa untuk pemilik KTP seluruh Indonesia, usia 18 tahun ke atas. Vaksin yang disediakan untuk dosis 1,2,3,4," terang dr Ngabila.

"Kalau untuk ibu hamil dan ibu menyusui, vaksin yang tersedia (Indovac dan Inavac) belum diperbolehkan, karena belum ada data keamanannya," ucap dia lagi.
(tdy)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC