floating-Ditopang Permintaan...
Ditopang Permintaan Domestik, BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 4,7-5,5% di 2024
Ditopang Permintaan...
Ditopang Permintaan Domestik, BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 4,7-5,5% di 2024
Rabu, 17 Januari 2024 - 17:19 WIB
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat dalam kisaran 4,7-5,5%. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, hal itu karena pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut ditopang oleh permintaan domestik.

"Pada 2024, pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5% didukung oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan dengan berlanjutnya pembangunan PSN termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN)," jelas Perry dalam konferensi pers RDG BI di Jakarta, Rabu (17/1/2024).

Baca Juga: Penyelenggaraan Pemilu Diproyeksi Bakal Kerek PDB 1%

Adapun pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3%, didorong oleh konsumsi dan investasi sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir tahun dan percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).

Baca Juga: Pede Ekonomi Indonesia di 2023 Tumbuh Tembus 5%, Berikut Alasan Pemerintah

Sementara itu, kinerja ekspor diprediksi belum kuat sebagai dampak perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas. Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), prospek LU Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, Informasi dan Komunikasi, Konstruksi, serta Transportasi dan Pergudangan diprakirakan tetap tumbuh baik.

Sementara secara spasial, pertumbuhan yang baik diprakirakan terjadi di seluruh wilayah, terutama Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) sejalan dengan dampak positif hilirisasi mineral, serta Jawa akibat permintaan domestik yang masih kuat.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh