floating-HT Sebut Korupsi Penyebab...
HT Sebut Korupsi Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Mandek: Mahfud MD Pilihan Tepat Memberantas
HT Sebut Korupsi Penyebab...
HT Sebut Korupsi Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Mandek: Mahfud MD Pilihan Tepat Memberantas
Jum'at, 19 Januari 2024 - 06:58 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo menyebut salah satu akar permasalah ekonomi Indonesia yang tidak tumbuh pesat adalah persoalan korupsi .

"Salah satu akar permasalahan kita tidak bisa tumbuh tinggi (ekonomi) itu karena korupsi," ujar HT dalam MNC Forum LXXIV di iNews Tower, Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Baca juga: Hary Tanoesoedibjo: Ganjar-Mahfud Paslon Paling Jujur dan Apa Adanya

HT menyebut uang hasil korupsi pejabat-pejabat negara seharusnya bisa digunakan untuk program mengentaskan kemiskinan. Oleh karenanya, sosok pemimpin Indonesia selanjutnya harus mampu memangkas praktik korupsi.

"Korupsi itu luar biasa, itu kalau dipangkas, uangnya dipakai program untuk mengentaskan kemiskinan maka pertumbuhan (ekonomi) kita bisa sangat besar," tuturnya.

Ia pun menyanjung dipilihnya Mahfud MD menjadi pendamping Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024. Sosok Mahfud yang dikenal pendekar hukum menurutnya bisa memberantas korupsi sehingga cita-cita pertumbuhan ekonomi yang tinggi pun bisa dicapai.

Baca juga: HT Ungkap Sentimen Positif Ganjar-Mahfud Meningkat

"Akar permasalahannya korupsi, saya rasa pilih Pak Mahfud sangat tepat," tegasnya.
(kri)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga