JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir 700 akun penyebar hoaks dan ujaran kebencian terkait Pemilu 2024.
Operasi siber ini digelar sejak memasuki tahapan Pemilu 2024 beberapa waktu lalu. Tujuannya untuk menangkal penyebaran informasi hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.
Informasi tentang pemblokiran ratusan akun ini disampaikan Menkominfo Budi Arie Setiadi saat meresmikan Pasad dan Gedung Loka Monitoring Spektrum Frekuensi Radio di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Kamis (1/2/2024).
Baca Juga: Kominfo Sebut Hoaks Pemilu 2024 Lebih Rendah Dibanding Tahun 2019 Tak berhenti di sini saja, Kominfo berkomitmen terus menjaga ruang digital selama 24 jam guna mencegah penyebaran berita hoaks terutama terkait pesta demokrasi tahun ini.
Baca Juga: Kominfo Temukan 96 Kasus Isu Hoaks Pemilu 2024, Ini Rinciannya Dalam kesempatan ini Menkominfo juga mengimbau masyarakat lebih dulu
menyaring informasi sebelum dibagikan di media sosial agar tidak menimbulkan kegaduhan.
(msf)