floating-Bupati Nina Salahkan...
Bupati Nina Salahkan Tumpukan Sampah Jadi Penyebab Banjir Indramayu, Ini Alasannya
Bupati Nina Salahkan...
Bupati Nina Salahkan Tumpukan Sampah Jadi Penyebab Banjir Indramayu, Ini Alasannya
Selasa, 13 Februari 2024 - 10:47 WIB
INDRAMAYU - Selain tingginya debit air dari hulu Sungai Cimanuk, salah satu faktor lain menyebabkan terjadinya banjir di Kabupaten Indramayu. Sebab, banyaknya sampah di aliran sungai yang mengakibatkan arus air menjadi tersumbat.

Hal itu disampaikan Bupati Indramayu Nina Agustina saat meninjau langsung pintu air sungai Cimanuk, di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, Selasa (13/2/2024). Menurutnya, sampah tersebut merupakan sampah kiriman dari daerah lain.

”Satu sampah itu kiriman, yang kedua mungkin kita juga buang sampah sembarangan, eceng gondok juga mau diberesin,” ujar Nina.

Baca Juga: Penampakan Ribuan Makam Terendam Banjir di Indramayu

Agar banjir tidak meluas, Pemkab Indramayu akan menurunkan excavator untuk mengangkut sampah yang menghambat aliran sungai Cimanuk tersebut.

Selain itu, direncanakan juga akan dilakukan pembangunan ulang jembatan yang menghubungkan Kelurahan Bojongsari dengan Desa Terusan agar kondisinya lebih tinggi.

”Untuk langkah darurat ini, kita datangkan alat berat sore ini juga untuk mengangkat tumpukan sampah ini, supaya air bisa mengalir lancar ke muara. Kita juga akan meninggikan jembatan, insyaallah di tahun ini dikerjakan,” kata Nina.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang juga Plt Kepala BPBDKabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti menyatakan, kewaspadaan bagi daerah-daerah yang ada di aliran sungai harus ditingkatkan.

Baca Juga: Banjir Rob Akibatkan Ratusan Warga di Indramayu Mengungsi

Wilayah tersebut di antaranya Kecamatan Sukagumiwang, Kertasemaya, Jatibarang, Widasari, Lohbener, Sindang, Indramayu, dan Pasekan.

Tidak hanya itu, BPBD Indramayu juga saat ini sudah menyiapkan 3 Posko Penanggulangan Bencana dalam Pelaksanaan Pemilu yakni di Kecamatan Losarang, Patrol, dan Jatibarang.

”Semua Posko berada di kantor kecamatan dan beranggotakan Petugas BPBD, Tim URC dan Relawan,” terang dia.

Diketahui, tujuh Kecamatan di Indramayu saat ini terendam banjir. Banjir tersebut terjadi akibat dari luapan sungai Cimanuk.

Salah satunya terpantau di Desa Pekandangan Jaya, Kecamatan Indramayu, puluhan rumah di kawasan tersebut terendam banjir dengan ketinggian 30 Centimeter hingga Satu meter.

Tidak hanya permukiman warga, banjir juga merendam area pemakaman. Bahkan, beberapa jembatan penghubung antara desa pun turut terendam.
(ams)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani