floating-Ini Penyebab Gadis Sleman...
Ini Penyebab Gadis Sleman Tewas Membusuk di Kotabaru Yogyakarta
Ini Penyebab Gadis Sleman...
Ini Penyebab Gadis Sleman Tewas Membusuk di Kotabaru Yogyakarta
Senin, 26 Februari 2024 - 12:42 WIB
YOGYAKARTA - Fara Diansah (23) perempuan asal Dusun Jaban Tridadi Sleman ditemukan tewas di kamar kos kawasan Kotabaru Yogyakarta. FD ditemukan tewas di kos yang biasa dihuni oleh Henry (30) warga Bandung, karyawan sebuah kafe di Kotabaru.

”Ditemukan sejumlah luka serta bercak darah di depan pintu dan dekat tangga,” ujar Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma, Senin (26/12/2024).

Menurut dia, ada 11 luka tusuk, luka sayat dan memar di tubuh korban. Di mana luka sayatan di leherlah yang menyebabkan korban meninggal dunia sebab luka tersebut mengakibatkan saluran pernafasan di leher putus.

Baca Juga: Banjar Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Pinggir Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

”Luka yang mengakibatkan korban meninggal yaitu luka tusukkan dan sayatan di leher maupun dekat leher,” ungkapnya.

Pihaknya masih mendalami apakah ada tindakan pelecehan seksual dalam kasus tersebut termasuk hubungan antara penghuni kos dengan korban yang ditemukan tewas Sabtu (24/2/2024) malam.

Kini polisi masih mencari keberadaan Henry, penghuni kos yang sudah beberapa hari tidak nampak di tempat kerja dan kos-kosan tersebut.Pihaknya juga masih belum mengetahui jenis senjata tajam yang digunakan untuk menghabisi korban.

Sebab, di lokasi kejadian tidak ditemukan barang bukti senjata tajam tersebut. Pihaknya hanya menemukan tas milik korban yang berisi identitas korban.“Kita belum tahu (jenis senjatanya). Masih kita dalami,” ujar dia.

Baca Juga: Mayat Wanita Membusuk di Kotabaru Diduga Dibunuh, Korban Warga Sleman

Dalam kasus ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya KTP milik korban, tas korban, sebuah pecahan Kaca Nako, sebuah jam tangan mik korban, sebuah celana dalam milik korban, sebuah celana jeans milik korban, sebuah anjing milik korban.

Kemudian sebuah Ikat rambut milik korban, sebuah bra warna hilam milik korban, sebuah jaket lengan panjang milik korban, sebuah kaos tanpa lengan milik korban. Aditya mengatakan penemuan mayat tersebut bermula pada Sabtu 24 Februari 2024 pukul 18 00 WIB.

Karyawan Cafe yang terletak di Jalan Suroto Kota Baru Gondokusuman Yogyakarta yang bemama Agung Budi Susilo disuruh oleh managernya untuk mencari teman kerjanya yang bernama Henry Mohammad Ramdan.

Agung kemudian mencari di Kos yang terletak di Jalan Krasak GK 2/15 Yogyakarta, Rt 17, Rw 04 Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Agung harus mencari Hendry karena sampai saat ini belum masuk kerja setelah libur cuti selama 1 hari dan seharusnya masuk kerja.

Namun sesampanya di kamar kos miik Henry yang berada di lantai 2, Agung Budi Susilo melihat darah di depan kamar korban dan tercium bau tidak sedap (bau bangkai). Selanjutnya Agung Budi Susilo menghubungi Polsek Gondokusuman dan Inafis Polresta Yogyakarta.
(ams)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih