floating-Jelang Ramadan 2024,...
Jelang Ramadan 2024, Pasar Kaget Depan Stasiun Tanah Abang Dibanjiri Pembeli
Jelang Ramadan 2024,...
Jelang Ramadan 2024, Pasar Kaget Depan Stasiun Tanah Abang Dibanjiri Pembeli
Selasa, 05 Maret 2024 - 20:38 WIB
JAKARTA - Menjelang Ramadan 2024, pasar kaget depan Stasiun Tanah Abang , Jakarta Pusat dibanjiri pembeli. Mereka terus berdatangan berharap mendapatkan barang murah di Pasar Tanah Abang.

Berdasarkan pantauan di Jalan Jati Baru Raya tepatnya depan pintu masuk stasiun macet karena banyak orang melewati jalan dibanding trotoar karena trotoar terlalu padat dipenuhi pedagang pakaian.

Baca juga: Sambut Ramadan 2024, Pasar Tanah Abang Mulai Menggeliat

Pengunjung tak mempermasalahkan haknya direbut Pedagang Kaki Lima (PKL) yang semrawut. Mereka justru terbiasa dengan hal tersebut.

"Nggak apa-apa sudah terbiasa. Saya juga ke sini mau cari baju-baju murah," kata Ani (34), warga Cipulir, Tangerang saat ditemui di pasar kaget depan Stasiun Tanah Abang, Selasa (5/3/2024).

Di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang juga terlihat kepadatan. Semua orang berlomba-lomba mendatangi JPM karena di sana terdapat penjual pakaian grosir yang dijajakan dengan harga murah.

Tak sedikit dari mereka yang mendatangi Tanah Abang membawa keluarga. Misalnya Ridwan (33) yang membawa istri dan 2 anaknya.

Mereka mencari pakaian murah di pasar kaget dekat Stasiun Tanah Abang untuk anak-anaknya. "Cari baju untuk anak. Di sini murah-murah harganya kalau kita pintar nyari," ujarnya.
(jon)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Gangguan Operasional,...
Gangguan Operasional, Perjalanan KRL Serpong-Tanah Abang Mengalami Keterlambatan
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari, Pramono: Mulai Agustus 2026 Wajib Dipilah