floating-Suami di Lampung Timur...
Suami di Lampung Timur Tega Bacok Istri Lalu Minum Racun Rumput
Suami di Lampung Timur...
Suami di Lampung Timur Tega Bacok Istri Lalu Minum Racun Rumput
Minggu, 31 Maret 2024 - 21:08 WIB
LAMPUNG TIMUR - Seorang suami di Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur tega membacok kepala istrinya saat sahur pada Minggu (31/3/2024) sekitar pukul 03.00 WIB.

Setelah membacok istrinya, pelaku kemudian meminum cairan pembasmi rumput (herbisida).

Kapolres Lampung Timur AKBP Rizal Muchtar mengatakan, saat ini keduanya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Keduanya masih dalam perawatan, Alhamdulillah sudah sadar. Saat ini dirawat di rumah sakit di Bandarlampung," ujar Rizal.

Baca Juga: Sadis! Suami Bacok Istri hingga Tewas, Celurit Menancap di Leher

Peristiwa pembacokan itu pertama kali diketahui oleh anak korban yang mendapati kedua orang tuanya tergeletak.

"Anaknya ini mendengar suara ibunya yang meminta tolong. Kemudian dia keluar dari kamar dan melihat keduanya tergeletak di salah satu ruangan. Sugiati (ibu) bersimbah darah, dan Sugito (ayah) tergeletak usai meminum obat pembasmi rumput," jelas Rizal.

Rizal menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait motif dari peristiwa ini.

"Masih dalam penyelidikan. Kami belum bisa menggali keterangan dari suami istri ini karena keduanya masih lemah. Nanti kami informasikan jika ada perkembangannya," ungkap Rizal.

Barang bukti berupa cairan herbisida, sebilah pisau, serta sebilah kapak diamankan dari lokasi kejadian.
(hri)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Anak Dede Sunandar Disebut...
Anak Dede Sunandar Disebut Lindungi Ibunya Saat Dugaan KDRT Terjadi