floating-Mandek Setahun, Begini...
Mandek Setahun, Begini Nasib Aturan Pembatasan Beli Pertalite dan LPG 3 Kg
Mandek Setahun, Begini...
Mandek Setahun, Begini Nasib Aturan Pembatasan Beli Pertalite dan LPG 3 Kg
Jum'at, 19 April 2024 - 19:47 WIB
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif buka suara soal perkembangan aturan pembatasan pembelian BBM bersubsidi Pertalite . Dia menargetkan aturan soal pembatasan pembelian Pertalite itu rampung Juni tahun ini.

Baca Juga: Siap-siap, Beli BBM Pertalite Bakal Dibatasi Tahun Ini

Sudah satu tahun revisi Perpres 191/ 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) tak kunjung diteken oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) meskipun seluruh komponen yang akan diatur dalam Perpres 191 sudah selesai dibahas.

"Kita harapkan begitu. Pertamina juga sudah siapin data-data yang berhak mendapatkan. Itu juga sudah disiapkan, nanti pelaksanaannya kita lihat. Tapi saya rasa juga harus kita laksanakan karena memang kita juga mencegah untuk tidak bocor," ujar Arifin di Gedung Dirjen Migas, Jakarta, Jumat (19/4/2024).

Baca Juga: BBM Pertalite Mau Dibatasi Tahun Ini, Pengamat Wanti-wanti Timbulkan Masalah Baru

Arifin juga menargetkan pembatasan pembelian LPG 3 kilogram (kg) bisa dilaksanakan pada Juni mendatang. Dalam jangka menengah panjang, pihaknya juga akan menyiapkan pengganti LPG.

"Kita juga jangka menengah panjang kita siapin pengganti LPG pakai CNG. Ini regulasinya lagi kita siapkan, mudah-mudahan bulan ini keluar," ungkapnya.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah