floating-Dugaan Mafia Tanah di...
Dugaan Mafia Tanah di Maluku dan Rugikan Korban Rp800 Miliar, RPA Partai Perindo Audiensi ke ATR/BPN
Dugaan Mafia Tanah di...
Dugaan Mafia Tanah di Maluku dan Rugikan Korban Rp800 Miliar, RPA Partai Perindo Audiensi ke ATR/BPN
Senin, 13 Mei 2024 - 18:42 WIB
JAKARTA - Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Partai Perindo audieni ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) . Pada kesempatan ini, Ketua RPA Perindo Jeannie Latumahina mendampingi Betty Pattikayhatu (67) warga Ambon, Provinsi Maluku melapor ke Kementerian ATR/BPN.

Diketahui, Betty merupakan korban mafia tanah yang diduga dilakukan oleh oknum di Direktorat Jenderal (Dirjen) ATR/BPN, oknum pegawai negeri sipil, dan oknum pegawai BUMN.

Jeannine menegaskan, Partai Perindo yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) itu akan berupaya keras untuk mengembalikan hak korban.

"Kami dari RPA yang pertama kami ingin mendapat kejelasan dari Kementerian PUPR ini terkait kasus Bu Betty, karena ini kasusnya sudah lama 2016 sampai saat ini, dan kami juga sudah mendapat kejelasan, perlu juga kami katakan Bu Betty dalam keadaan sakit," kata Jeannie di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2024).

Baca juga: Mafia Tanah dan Tindak Pidana Korupsi

Jeannie mengatakan, berdasarkan hasil audiensi, Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN meminta pihaknya untuk melengkapi beberapa alat bukti.

"Kami nanti akan audiensi lagi berikutnya karena ada bukti-bukti yang terkait beliau yang belum tersampaikan," ucapnya.

Namun, Jeannie yang merupakan bagian dari Partai Perindo berlambang Rajawali mengembangkan sayap dan bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu mengatakan, pihaknya akan tetap memberikan kepastian hukum serta keadilan hingga Betty menerima haknya.

"Kami sudah mencocokkan dengan yang aslinya emang sama, jadi yang kami tanyakan apa yang menjadi hak Ibu Betty yang harus dia terima dana dari pemerintah karena itu adalah dana APBN. Dana yang harus diterima itu kemana? Kok belum diterima Ibu Betty. Menurut mereka ada beberapa hal yang harus dilengkapi," ucapnya.

Jeannie menjelaskan, Partai Perindo yang dikenal sebagai partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja dan Indonesia sejahtera itu akan kembali melakukan audiensi dengan menghadirkan Betty.
(maf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra