floating-Tanggap Darurat Banjir...
Tanggap Darurat Banjir Bandang Tanah Datar Berakhir, Pencarian 10 Korban Hilang Dihentikan
Tanggap Darurat Banjir...
Tanggap Darurat Banjir Bandang Tanah Datar Berakhir, Pencarian 10 Korban Hilang Dihentikan
Minggu, 09 Juni 2024 - 13:45 WIB
TANAH DATAR - Bupati Tanah Datar , Eka Putra, secara resmi mengakhiri masa tanggap darurat bencana alam banjir bandang di wilayahnya pada Sabtu (8/6/2024). Keputusan ini diambil setelah 28 hari masa tanggap darurat dijalankan dan pertimbangan lainnya.

"Masa tanggap darurat bencana banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar kita akhiri hari ini," ujar Eka Putra saat konferensi pers di Batusangkar.

Bersamaan dengan berakhirnya masa tanggap darurat, operasi pencarian 10 orang korban hilang akibat banjir bandang juga resmi dihentikan. Penghentian operasi ini dilakukan setelah melalui pertimbangan matang dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk keluarga korban.

Baca Juga: 3 Korban Banjir Bandang di Agam dan Tanah Datar Ditemukan, Total 59 Meninggal dan 16 Hilang

"Pencarian 10 korban yang masih hilang sudah kita hentikan. Kita sudah upayakan maksimal selama 28 hari, namun belum membuahkan hasil," ungkap Eka Putra.

Ia menambahkan, pihak keluarga korban juga telah mengikhlaskan sanak keluarga mereka yang menjadi korban dan menerima keputusan penghentian operasi pencarian.

Meskipun operasi pencarian dihentikan, Eka Putra menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap akan memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarga korban.

"Kita akan terus mendampingi keluarga korban dan membantu mereka dalam proses pemulihan," tegasnya.

Lebih lanjut, Eka Putra menjelaskan bahwa saat ini pemulihan pasca bencana banjir bandang di Tanah Datar telah memasuki tahap transisi. Pada tahap ini, fokus pemerintah daerah akan beralih ke rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Kita akan segera melakukan relokasi bagi warga yang terdampak, serta memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir," terangnya.

Ia merincikan, beberapa infrastruktur yang akan diperbaiki antara lain jembatan, jalan, dan irigasi.

"Kita juga akan membantu para petani yang kehilangan lahan pertanian mereka," imbuhnya.

Eka Putra optimistis bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang di Tanah Datar dapat berjalan dengan baik dan lancar.

"Kita harap dengan kerja sama semua pihak, Tanah Datar dapat segera bangkit kembali dari bencana ini," pungkasnya.
(hri)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Rendam Kebon...
Banjir Rendam Kebon Pala Jaktim, 246 Warga Terdampak
Banjir Hampir 2 Meter...
Banjir Hampir 2 Meter di Kebon Pala Jaktim karena Kiriman Air dari Hulu
Momen Penghuni Huntara...
Momen Penghuni Huntara Jamur Ujung Aceh Bersyukur Dapat Bantuan Peralatan Dapur