floating-Pencurian Kabel di Tambora,...
Pencurian Kabel di Tambora, PLN: 600 Pelanggan Nyaris Terganggu
Pencurian Kabel di Tambora,...
Pencurian Kabel di Tambora, PLN: 600 Pelanggan Nyaris Terganggu
Jum'at, 28 Juni 2024 - 21:34 WIB
JAKARTA - Sekitar 600 pelanggan PLN yang masuk area UP Bandengan nyaris terganggu lantaran kabel tembaga seberat 9 kg di Jalan Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat dicuri. Dua pelaku berinisial A (42) dan GS (38) ditangkap, Selasa (25/6/2024).

Kapolsek Tambora Kompol Donny Agung Harvida mengatakan, kejadian itu terbongkar setelah pihaknya mendapatkan laporan dari PLN. “Motifnya karena ekonomi. Mereka mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” ujar Donny di Polsek Tambora, Jumat (28/6/2024).

Baca juga: Kasus Pencurian Kabel, Denpom Dalami Keterlibatan 4 Oknum TNI

Tak hanya satu lokasi, 2 pelaku mengaku mencuri di satu lokasi berbeda. Mereka kemudian menjual tembaga ini ke penadah di Cengkareng sebesar Rp120 ribu per kilogram. Artinya, Rp1.080.000 didapat keduanya.

“Penangkapan keduanya terbongkar setelah kami menelusuri. Dari tangan pelaku disita 9 kg kabel bersama peralatan mencuri,” ucapnya.

Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bandengan Diah Puspita mengakui akibat pencurian membuat pelayanan terganggu. Bahkan, bila pihaknya tak bergerak cepat mengganti kabel yang dicuri bukan tidak mungkin 600 pelanggan mengalami pemadaman.

PLN pun melaporkan kejadian ini ke polisi. Pihaknya kesal dengan banyak kabel yang hilang di sekitar area Bandengan.

“Kejadian itu membuat kami merugi Rp25 juta. Itu baru hitungan materi. Kalo nonmateri bisa dilihat aktivitas masyarakat terganggu termasuk citra PLN yang menjadi buruk,” ujar Diah.

Akibat pencurian, dua pelaku terancam hukuman 7 tahun penjara lantaran melanggar Pasal 363 KUHP.
(jon)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN