floating-Klinik WSJ Depok Diduga...
Klinik WSJ Depok Diduga Milik Istri Anggota Polri, Kapolres: Kita Enggak Kenal juga
Klinik WSJ Depok Diduga...
Klinik WSJ Depok Diduga Milik Istri Anggota Polri, Kapolres: Kita Enggak Kenal juga
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 10:30 WIB
DEPOK - Kasus kematian ENS (30) selebgram asal Medan, Sumatera Utara menyita perhatian publik. Kini, kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan setelah polisi memeriksa dan mengambil keterangan sejumlah saksi dalam kasus dugaan malpraktik sedot lemak di Klinik WSJ Beauty, Beji, Depok, Jawa Barat pada Senin (22/7/2024).

Diduga klinik WSJ merupakan milik W istri seorang anggota Polri. Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana menyatakan tegas akan tetap menindak apabila ditemukan dan alat bukti cukup mengarah ke kasus tindak pidana.

Ia memastikan bahwa suami W tidak berdinas di satuan Polres Metro Depok. "Enggak ada masalah. Siapa pun mungkin dia anggota atau bukan anggota, kalau itu tindak pidana akan kita tindak lanjut," kata Arya kepada wartawan, Jumat (2/8/2024).

Baca juga: Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Selebgram Meninggal usai Sedot Lemak di Klinik WSJ Depok

"Enggak ada catatan. Kita enggak kenal juga. Dia kan anggota (polisi) di luar Depok. Kita fokus masalah pidana," tambahnya.

Arya mengatakan dalam penetapan tersangka membutuhkan alat bukti yang cukup ditambah dengan hasil autopsi jenazah untuk mengetahui penyebab kematiannya. "Belum. Jadi untuk penetapan tersangka itu, kita butuh alat bukti yang cukup sama butuh alat bukti hasil autopsi," ucapnya.

Arya menambahkan, sebanyak 10 saksi telah diperiksa dimintai keterangan terkait kasus itu. Ia pun telah mengirim jajaran untuk terbang ke Sumatera Utara melakukan pemeriksaan pihak keluarga korban dan autopsi.

"Jadi saksi sudah 10 kita periksa. Kita kemarin sudah gelar naik ke sidik, sekarang kita lagi ngirim anggota ke Sumatera Utara untuk periksa pihak korban sama autopsi jenazah," ujar Arya.

Sebagai informasi, kasus kematian ENS masih berupaya diusut jajaran Polres Metro Depok. Sejumlah saksi dimintai keterangan termasuk pihak klinik, dokter, hingga Dinas Kesehatan (Dinkes). Hasil temuan sementara klinik kecantikan itu hanya memiliki izin Klinik Pratama dengan dokter umum yang tidak memiliki spesialisasi dan izin praktik.
(rca)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pertama di Jakarta!...
Pertama di Jakarta! Kalyce Clinic Hadirkan XERF, Teknologi Skin Tightening Asal Korea
Jadi Dokter Gadungan,...
Jadi Dokter Gadungan, Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditetapkan sebagai Tersangka
Mengenal Sylfirm X,...
Mengenal Sylfirm X, Teknologi Perawatan Kulit untuk Berbagai Masalah Wajah
Ukir Tiga Rekor MURI...
Ukir Tiga Rekor MURI Libatkan 3.500 Anak Yatim, dr. Ayu Widyaningrum Cetak Sejarah di Ramadan 2026
Tragis, Pria di Depok...
Tragis, Pria di Depok Tewas Ditikam saat Tidur di Rumah