floating-Perilaku Pelajar Teroris...
Perilaku Pelajar Teroris Malang Terendus Sejak Mei 2024, Buat Ledakan di Kamar Ngaku Main Petasan
Perilaku Pelajar Teroris...
Perilaku Pelajar Teroris Malang Terendus Sejak Mei 2024, Buat Ledakan di Kamar Ngaku Main Petasan
Selasa, 06 Agustus 2024 - 10:51 WIB
JAKARTA - Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar mengungkap perilaku menyimpang pelajar teroris di Malang berinisial HOK (19) sudah diketahui orang tua sejak Mei 2024. HOK membeli sejumlah bahan-bahan yang disinyalir bahan peledak, bahkan tersangka membeli cairan hingga 20 liter.

HOK diketahui terpapar radikalisme dari lintas negara kelompok ISIS atau Daulah Islamiyah. "Kemudian yang kedua pada Mei 2024, itu sebenarnya orang tuanya sudah mengetahui, pertama, Mei 2024 kemarin itu ketika yang bersangkutan membeli belanja barang-barang bahan," ujar Aswin di Kantor Divisi Humas Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2024).

Baca juga: 1 Tersangka Teroris di Batu Malang Ternyata Pelajar dan Masih Berusia 19 Tahun

"Waktu itu yang ditanyakan oleh orang tuanya adalah pembelian 20 liter cairan yang kemudian dari situ orang tuanya merasa anak ini sudah tidak pada jalurnya," tambahnya.

Tersangka sempat berupaya eksperimen membuat bahan peledak di kamar dan diketahui orang tuanya. Hanya saja tersangka mengaku hanya bermain petasan.

Tak hanya itu, tersangka melarang keluarga untuk masuk kamar dan selalu tertutup.

Diketahui, Densus 88 menangkap HOK (19) pada Rabu, 31 Juli 2024. HOK merupakan seorang pelajar yang dibekuk di Jalan Langsep, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Malang, Jawa Timur.

Usai menangkap HOK, Densus 88 langsung melakukan penggeledahan di tempat tinggal tersangka. Densus menyita sejumlah barang bukti saat melakukan penangkapan berupa bahan kimia peledak.

Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui hendak melakukan aksi teror bom bunuh diri dengan menggunakan bahan peledak jenis Triaceton Triperoxide (TATP).
(jon)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 Brigjen Pol dan 1...
2 Brigjen Pol dan 1 Kombes Pol Dapat Penugasan di Densus 88 Antiteror dalam Mutasi Polri Terbaru