floating-Kapal Kargo Maju 88...
Kapal Kargo Maju 88 Alami Kebocoran di Perairan Indramayu, 19 ABK Panik
Kapal Kargo Maju 88...
Kapal Kargo Maju 88 Alami Kebocoran di Perairan Indramayu, 19 ABK Panik
Senin, 12 Agustus 2024 - 19:43 WIB
INDRAMAYU - Kapal kargo KM Maju 88 yang tengah berlayar dari Pelabuhan Panjang menuju Pelabuhan Tuban mengalami kebocoran yang menyebabkan kemiringan kapal hingga 45°. Insiden ini terjadi di perairan Tanjung Indramayu.

Peristiwa terjadi ketika KM Maju 88 berangkat dari Pelabuhan Panjang dengan kondisi kapal yang stabil. Setelah dua hari berlayar, pada tanggal 10 Agustus 2024 pukul 16.40 WIB, Mualim Satu yang sedang bertugas mencatat adanya kemiringan kapal di sisi kanan.

Sang nakhoda bernama Rudianto pun segera menginstruksikan deviasi untuk mencari lokasi berlabuh dan memeriksa kebocoran. Ditemukan bahwa kebocoran terjadi di Tanki Balas Satu di bagian kanan haluan kapal.

Baca Juga: Kapal Jolloro Angkut Wisatawan Tenggelam di Perairan Takalar Sulsel

Kepala UPP Kepelabuhan kelas III Indramayu, Capt Ujang Sunardi mengatakan, awak kapal mencoba menanggulangi kebocoran dengan menggunakan pompa alkon dan pompa celup, upaya tersebut ternyata gagal.

Gelombang besar dari arah timur semakin memperparah kondisi kapal, memaksa nakhoda untuk memutuskan berlabuh jangkar di sekitar perairan Indramayu.“Setelah kemiringan kapal mencapai 25°, Nakhoda meminta bantuan dari kapal terdekat,” kata Ujang, Senin (12/8/2024).

Kapal TB PU 1605 yang berada di sekitar lokasi kemudian datang untuk mengevakuasi crew KM Maju 88. Setelahnya pada pukul 01.20 WIB, kapal TB Maide dari Balongan pun tiba dan memindahkan seluruh crew kapal dari TB PU 1605 ke TB Maide.

Diketahui, KM Maju 88 merupakan kapal kargo berbendera Indonesia dengan tonase 1537 GT, dioperasikan oleh PT Pranata Line. Tidak ada penumpang atau muatan yang dibawa pada saat kejadian.

Penyebab sementara kecelakaan ini diduga kombinasi dari faktor alam, yaitu cuaca buruk, dan faktor teknis, yaitu kebocoran di Tanki Balas Satu pada haluan kanan kapal. Investigasi lebih lanjut dilakukan pihak berwenang untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan ini.
(ams)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 25-28 Mei 2026
BMKG Keluarkan Peringatan...
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 24-27 Mei
Prabowo: Puluhan Ribu...
Prabowo: Puluhan Ribu Kapal Asing Tiap Malam Mengambil Kekayaan RI secara Ilegal
Angkut Reaktor Nuklir...
Angkut Reaktor Nuklir ke Korut, Kapal Rusia Tenggelam setelah Ditembak Torpedo NATO
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026