floating-JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Kamis, 24 Oktober 2024 - 13:58 WIB
SOLO - Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) angkat bicara mengenai susunan Kabinet Merah Putih yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto . JK menyebut kinerja para menteri baru akan bisa dinilai setelah 6 bulan ke depan.

"Pemerintahan atau kabinet, kita ucapkan selamat. Nanti 6 bulan, 1 tahun baru kita bisa menilai. Sekarang ini kita berdoa saja agar dapat menjalankan tugas dengan baik," kata JK seusai menyampaikan Orasi Kebangsaan Milad ke-66 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Solo, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024).

Setelah 6 bulan atau 1 tahun berjalan, kata JK, masyarakat dipersilakan untuk menilai. Soal adanya anggapan Kabinet Merah Putih gemuk, JK menyebut hal itu akan sulit dalam koordinasi. Meski demikian, dia berharap kabinet dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga: Kabinet Merah Putih Beranggotakan 48 Menteri

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto yang didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan nama menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Minggu (20/10/2024) malam.

Terdapat 7 Kementerian Koordinator (Kemenko) dan 41 Kementerian Teknis. Selain itu juga terdapat 55 Wakil Menteri dalam Kabinet Merah Putih. Para menteri dan wakil menteri tersebut dilantik pada Senin (21/10/2024).
(zik)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi