floating-IHSG Awal Desember 2024...
IHSG Awal Desember 2024 Ditutup Jatuh ke 7.046 saat Sektor Konsumer Ambles 2,6%
IHSG Awal Desember 2024...
IHSG Awal Desember 2024 Ditutup Jatuh ke 7.046 saat Sektor Konsumer Ambles 2,6%
Senin, 02 Desember 2024 - 17:05 WIB
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini ditutup melemah 0,95% ke 7.046,98 pada Senin (2/12/2024). Kendati menguat saat bel pembukaan, tekanan jual dari investor tak mampu menahan indeks komposit hingga sempat menyentuh ke 7.041,34.

Total 222 saham menguat, 370 melemah, dan 199 lainnya stagnan. Nilai transaksi menyentuh Rp10,68 triliun, dari volume 19,40 miliar saham. Sejumlah indeks pendukung juga mengalami koreksi mencakup LQ45, JII, hingga IDX30 di bawah 1%.

Baca Juga: IHSG Sepekan Anjlok 1,13% ke 7.114, Kapitalisasi Pasar Turun Jadi Rp12.000 Triliun

Mayoritas sektor berada di zona merah dipimpin oleh properti, bahan baku, industri, kesehatan, dan keuangan. Sektor konsumer siklikal jatuh 2,69%. Sementara penyeimbang datang dari energi dan teknologi.

Tiga saham yang memimpin top gainers antara lain PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) naik 35,00% ke Rp270, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) menguat 25,85% ke Rp185, dan PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE) tumbuh 25,00% ke Rp5.

Baca Juga: Menakar Efek Pilkada Serentak ke IHSG, Analis: Ini yang Diantisipasi Investor

Sedangkan yang menghuni top losers meliputi PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) turun 25,00% ke Rp177, PT Teknologi Karya Digital Tbk (TRON) jatuh 24,64% ke Rp104, dan PT Natura City Development Tbk (CITY) melandai 21,25% ke Rp126.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun