floating-Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Program BNI BUMI Salurkan Pembiayaan Rp38,9 Miliar
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Program BNI BUMI Salurkan Pembiayaan Rp38,9 Miliar
Kamis, 23 Januari 2025 - 18:12 WIB
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BNI ) mendukung peningkatan ekonomi hijau melalui program BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI) yang berfokus pada pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), terutama yang menerapkan praktik bisnis hijau maupun memproduksi produk ramah lingkungan yang berorientasi ekspor melalui Xpora. BNI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp38,9 miliar kepada 164 pelaku usaha di industri kerajinan.

"Program BUMI merupakan salah satu bentuk komitmen BNI sebagai pelopor pembiayaan berkelanjutan dalam meningkatkan ekonomi rakyat. Melalui program ini, kami mendorong UMKM untuk terus menerapkan prinsip ESG dalam operasionalnya sehingga turut berperan dalam ekonomi hijau," kataCorporate Secretary BNI Okki Rushartomo melalui siaran pers, Kamis (23/1/2025).

Baca Juga: Ekonomi Hijau Bisa Serap 2,2 Juta Tenaga Kerja hingga 2060

Okki menjelaskan, Program BUMI yang baru saja dimulai tahun lalu tidak hanya memberikan pembiayaan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BNI Wirausaha (BWU), tapi juga pendampingan agar UMKM terus menerapkan tata kelola sesuai praktik ramah lingkungan untuk produk dan jasa yang dihasilkan. Edukasi yang diberikan BNI bagi nasabah ini diharapkan mendongkrakUMKM agar naik kelas.

Salah satu nasabah BNI yang mengikuti Program BUMI adalah Sari Wahyuni yang menjalankan usaha fashion ecoprint Sweet Shabrina. Sari merupakan nasabah KUR BNI sejak 2022 dan mulai mengikuti program BUMI pada 2024.Dalam menjalankan bisnisnya, Sari melibatkan banyak perempuan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya di Jakarta Timur. Dia juga melibatkan penyandang disabilitas untuk berkontribusi terhadap produk fashion yang dihasilkan mulai dari pakaian, tas, hingga sampul buku.

Baca Juga: Trump Perintahkan Gencatan Senjata Gaza ke Tahap Berikutnya

"Produk fasion kami tidak memiliki kesamaan motif satu sama lain sebab menggunakan cetakan daun dan pewarna alami," ungkapnya.

Menurut Sari, BNI mendukung usahanya lewat beragam pameran pada 2024 dimana Sweet Shabrina mendapatkan kesempatan dalam tiga pameran BNI, yakni Incraft 2024 pada 28 Februari-3 Maret, BNI Expo 2024 wondrful Journey pada 2-4 Agustus 2024, dan BNI Investor Daily Summit pada Oktober tahun lalu. "Penjualan dari pameran-pameran BNI itu sangat membantu saya setidaknya bisa mendapatkan omzet Rp50 juta dari satu pameran," tuturnya
(fjo)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM