floating-Libatkan BUMN di Program...
Libatkan BUMN di Program MBG, Erick Thohir Siapkan Satgas Pendukung
Libatkan BUMN di Program...
Libatkan BUMN di Program MBG, Erick Thohir Siapkan Satgas Pendukung
Minggu, 26 Januari 2025 - 08:27 WIB
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) dan Badan Gizi Nasional bakal membentuk Project Management Office (PMO) alias satuan tugas untuk mengoordinasikan tugas perusahaan pelat merah dalam program Makan Bergizi Gratis ( MBG ). Melalui satgas ini, BUMN akan terlibat dalam program MBG dimana perannya disesuaikan dengan wilayah.

Erick Thohir meminta BUMN ambil bagian mendukung program Presiden Prabowo Subianto yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, seperti MBG. Langkah pembentukan satgas ini bertujuan memperluas cakupan penerima manfaat program MBG.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Dipastikan Masuk APBN 2025, Anggarannya Rp71 Triliun

"Presiden Prabowo telah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor termasuk kontribusi aktif BUMN dalam program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan BUMN memiliki peran strategis sesuai bidangnya," ujar Erick, dikutip Minggu (26/1/2024).

Erick mencontohkan PT PLN (Persero)yang diminta menyiapkan infrastruktur listrik yang andal sebagai sumber energi bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG, termasuk menjangkau desa-desa. PLN menyuplai listrik di 238 titik Dapur MBG di 31 provinsi dengan total kebutuhan daya lebih dari 4 Megavolt Ampere (MVA).

Baca Juga: Pemda Ikut Terlibat MBG, Komisi IV: Wujud Nyata Kolaborasi Pusat, Daerah, dan Desa

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, BUMN kelistrikan itu mendukung penuh pelaksanaan MBG. "Seluruh unit kami siap mendukung pelaksanaan program MBG. Seluruh petugas kami sudah memastikan keandalan listrik di setiap titik, baik itu di fasilitas produksi makanan bergizi, fasilitas penyimpanan hingga lokasi distribusi," tegas Darmawan.

Dia mencatat, proyeksi beban puncak nasional tertinggi sepanjang 2025 mencapai 50,1 Gigawatt (GW) dengan daya mampu pasok sebesar 52,9 GW, sehingga kondisi sistem kelistrikan nasional masih sangat aman. Artinya, kebutuhan listrik di lokasi SPPG atau Dapur MBG dipastikan dapat terpenuhi.
(fjo)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Benahi Tata Kelola MBG,...
Benahi Tata Kelola MBG, Tindakan BGN Tutup Ratusan Dapur Fiktif Diapresiasi
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045