JAKARTA -
Ariel Tatum tengah diliputi kesedihan setelah film terbarunya, A Business Proposal, dikabarkan terancam diboikot akibat sikap
Abidzar Al Ghifari yang dianggap arogan hingga memicu kontroversi di kalangan warganet
Meskipun film
A Business Proposal belum tayang di bioskop, kontroversi sudah lebih dulu mewarnai perjalanannya. Menanggapi respons negatif dari netizen, Ariel Tatum memahami kekecewaan yang muncul.
"Memang wajar sih, memang wajar menurutku," kata Ariel dikutip dari kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Rabu (5/2/2025).
Namun, Ariel menyayangkan sikap sebagian netizen yang langsung menyerukan boikot tanpa memberikan kesempatan bagi film ini untuk dinilai berdasarkan kualitasnya. Ia merasa bahwa kerja keras seluruh tim seolah tidak dihargai akibat polemik yang terjadi.
Foto/IMDb
Baca Juga: Film A Business Proposal Terancam Diboikot, Abidzar Al Ghifari Minta Maaf: Saya Salah "Ya satu hal pasti aku sayangkan. Sedihnya adalah banyak teman-teman yang nggak memberikan kesempatan film ini bahkan sebelum filmnya tayang dan mereka memutuskan untuk nggak mau menonton," jelasnya.
Kendati demikian, artis 28 tahun itu tidak ingin memaksakan kehendak. Ia yakin bahwa setiap kejadian memiliki alasan, dan yang terpenting adalah usaha maksimal yang telah dilakukan oleh dirinya serta seluruh tim produksi.
"Ya kembali lagi, semua terjadi untuk sebuah alasan. Aku yakin aku dan teman-teman sudah mengupayakan segala hal yang kita bisa semaksimal mungkin," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, nama Abidzar terus menjadi perbincangan setelah pernyataan kontroversialnya terkait peran dalam film A Business Proposal. Meskipun film ini belum tayang, pro dan kontra sudah mencuat, bahkan hingga membuat namanya trending di platform X.
Baca Juga: Abidzar Al Ghifari Terima Dicibir soal Film A Business Proposal: Ini Pelajaran Buat Gue Adik Adiba Khanza ini menuai kritik tajam setelah mengaku tidak menonton versi asli drama Korea A Business Proposal secara penuh. Alasannya, ia ingin menciptakan karakter sendiri dalam film remake tersebut.
Hal ini memicu kekecewaan penggemar yang menilai sikapnya kurang serius dalam mendalami peran. Tak berhenti di situ, pria 23 tahun itu kembali menuai kontroversi setelah menyatakan bahwa fanatisme penggemar drama Korea menjadi beban tersendiri baginya.
Pernyataannya ini semakin memperburuk situasi, hingga akhirnya ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagramnya.
"Saya memohon maaf untuk semua yang telah tersakiti atas sikap, perbuatan, dan ucapan saya yang salah," tulis Abidzar dalam unggahannya bersama Falcon Pictures.
Baca Juga: Abidzar Al Ghifari Tak Terima Diserang Fans A Business Proposal, Singgung soal Rasisme Putra mendiang Ustaz Jefri Al Buchori dan Umi Pipik ini mengakui bahwa kritik yang ia terima merupakan pelajaran berharga untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Saat menghadiri gala premiere A Business Proposal pada 31 Januari 2025, Abidzar tampak berlapang dada menerima segala kritik yang datang kepadanya. Ia menegaskan tidak akan menutup mata terhadap berbagai respons yang muncul dan akan menjadikannya sebagai proses pembelajaran.
Kontroversi ini membawa dampak besar terhadap antusiasme publik terhadap film A Business Proposal yang merupakan adaptasi dari drama Korea.
(dra)