floating-Rombak Petinggi Bulog,...
Rombak Petinggi Bulog, Erick Tunjuk Mayjen TNI Novi Helmy Gantikan Wahyu Suparyono Jadi Dirut
Rombak Petinggi Bulog,...
Rombak Petinggi Bulog, Erick Tunjuk Mayjen TNI Novi Helmy Gantikan Wahyu Suparyono Jadi Dirut
Sabtu, 08 Februari 2025 - 11:29 WIB
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir resmi melakukan perombakan jajaran Direksi Perum Bulog pada akhir pekan ini. Erick menetapkan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya sebagai Direktur Utama, dan Hendra Susanto untuk mengisi kursi Direktur Keuangan.

Perubahan ini tercantum dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-30/MBU/02/2025 tanggal 7 Februari 2025. Novi Helmy mengganti posisi Wahyu Suparyono sebagai Direktur Utama, sementara Hendra mengakhiri pengabdian Iryanto Hutagaol dari Direktur Keuangan Perum Bulog.

Baca Juga: Bulog Kenalkan Befood Punokawan pada School Edu Tour SD Labschool Cibubur

"Perum Bulog mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Wahyu Suparyono dan Iryanto Hutagaol selama menjabat, dan menyambut baik kepemimpinan baru di bawah Direktur Utama Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya dan Direktur Keuangan Hendra Susanto," tulis Perum Bulog dalam keterangan, Sabtu (8/2).

Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya sebelumnya merupakan Asisten Teritorial Panglima TNI. Sementara Hendra sebelumnya adalah Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Selain perombakan Direksi, Jajaran Dewan Pengawas Perum Bulog juga mengalami perombakan sesuai SK Nomor: SK-29/MBU/02/2025 tanggal 7 Februari 2025. Baca Juga: Serap 3 Juta Ton Beras hingga April 2025, Bulog Kantongi Anggaran Rp16 Triliun

Posisi Wicipto Setiadi sebagai Dewan Pengawas diganti dengan Verdianto Iskandar Bitticaca, yang merupakan seorang Purnawirawan Polri. Verdianto sebelumnya menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton